• Melihat dengan Fokus GKJW Feeds

    Melihat dengan Fokus

    GKJW Feeds - Penulis ternama Mark Twain pernah menyatakan bahwa apa pun yang kita lihat dalam hidup iniAidan cara kita melihatnyaAiakan mempengaruhi langkah-langkah selanjutnya, bahkan tujuan akhir kita. Menurut Twain, AuAnda tidak bisa bergantung pada penglihatan ketika imajinasi Anda tidak fokus.Ay Rasul Petrus juga berbicara tentang penglihatan ketika ia menjawab permintaan seorang pengemis lumpuh yang dijumpainya bersama Yohanes di dekat pintu gerbang Bait Allah yang bernama Gerbang Indah ( Kis. 3:2) . Ketika pengemis itu minta sedekah, Petrus dan Yohanes menatapnya. AuPetrus berkata: AoLihatlah kepada kamiAoAyA( ay.4) . Mengapa Petrus mengatakan itu? Kemungkinan, sebagai rasul Kristus, Petrus ingin pengemis itu berhenti melihat keterbatasan-keterbatasan dirinya sendiriAibahkan berhenti melihat kebutuhannya akan uang. Dengan mata yang terarah kepada kedua rasul itu, si pengemis akan melihat realitas kebutuhannya untuk beriman kepada Allah. Petrus lalu berkata, AuEmas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang NazaretAAitu, berjalanlah! Ay ( ay.6) . Lalu Petrus Aumemegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.AIa melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mariAy ( ay.7-8) . Apa yang terjadi? Orang itu percaya kepada Allah ( ay.16) . Ini seperti yang dinasihatkan pengkhotbah Charles Spurgeon, AuArahkanlah matamu hanya kepada Dia.Ay Dengan begitu, kita tidak akan melihat rintangan-rintangan yang menghadang. Yang kita lihat hanyalah Allah, Pribadi yang akan membersihkan segala rintangan itu dari jalan kita.

    1. 19 Sep 2020
  • Memperbaiki Lift Feeds GKJW
    Memperbaiki Lift

    Sarah menderita penyakit langka yang menyebabkan sendi-sendinya bergeser, sehingga ia harus bergantung pada kursi roda elektrik untuk pergi ke mana-mana. Baru-baru ini, Sarah batal menghadiri sebuah pertemuan karena begitu sampai di stasiun kereta, ia mendapati lift di sana lagi-lagi rusak. Karena tidak bisa naik ke peron, Sarah diminta naik taksi ke stasiun lain yang jauhnya empat puluh menit perjalanan. Akan tetapi, taksi yang dipesan tak kunjung datang. Akhirnya Sarah menyerah dan memilih pulang. Sayangnya, hal itu sering terjadi pada Sarah. Lift rusak membuatnya tidak bisa naik kereta, dan bidang landai yang lupa dipasang membuatnya tidak bisa turun. Terkadang Sarah yang membutuhkan bantuan dianggap merepotkan oleh karyawan stasiun. Ia sering menangis karena segala perlakuan itu. Dari sekian banyak hukum dalam Alkitab yang mengatur hubungan antarmanusia, mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri adalah yang terutama ( Im. 19:18, Rm. 13:8-10) . Meskipun kasih itu membuat kita tidak lagi berbohong, mencuri, dan menyakiti orang lain ( Im. 19:11, 14) , hal itu juga mengubah cara kita bekerja. Para pekerja harus diperlakukan adil ( ay.13) , dan kita semua harus bermurah hati kepada orang miskin ( ay.9-10) . Dalam kasus Sarah, petugas yang memperbaiki lift atau memasang bidang landai di bawah pintu kereta tidaklah melakukan hal yang remeh melainkan sedang memberikan pelayanan yang penting kepada orang lain. Bila kita menganggap pekerjaan hanya sebagai sarana mencari upah atau keuntungan pribadi, kita dengan mudah menganggap orang lain merepotkan. Namun, bila kita menganggap pekerjaan kita sebagai kesempatan untuk mengasihi, tugas sehari-hari pun menjadi pekerjaan yang mulia.

    1. 18 Sep 2020
  • Jangan Tertipu
    Jangan Tertipu

    GKJW Feeds - Lanternfly berbintik adalah serangga cantik dengan bagian luar sayap berbintik-bintik dan bagian dalam berwarna merah terang yang bercahaya ketika terbang. Namun, kecantikannya sedikit menipu. Serangga yang pertama kali terlihat di Amerika Serikat pada tahun 2014 ini digolongkan sebagai hama di Amerika Utara, yang berarti mempunyai potensi merusak keseimbangan alam dan ekonomi. Lanternfly akan memakan bagian dalam dari segala jenis pohon kayu, termasuk pohon ceri dan pohon buah-buahan lain. Setelah makan, lanternfly meninggalkan cairan lengket yang kemudian ditumbuhi jamur, sehingga pohon itu langsung mati atau tidak bisa berbuah lagi. Dalam kisah Adam dan Hawa, kita belajar tentang ancaman lain. Ular, yang adalah Iblis, telah memperdaya mereka untuk memberontak kepada Allah dan membuat mereka memakan buah terlarang dalam keinginan untuk Aumenjadi seperti AllahAy ( Kej. 3:1-7) . Namun, mengapa ular didengar? Apakah Hawa terpikat pada kata-katanya, atau ada sesuatu yang menarik pada wujudnya? Alkitab mengisyaratkan bahwa Iblis diciptakan maha indah ( Yeh. 28:12) . Namun, Iblis jatuh oleh godaan yang sama seperti yang dipakainya untuk memikat Hawa: AuAku... hendak menyamai Yang Mahatinggi! Ay ( Yes. 14:14, Yeh. 28:9) Kini Iblis memakai sisa-sisa keindahan yang dimilikinya untuk menipu ( Kej. 3:1; Yoh. 8:44; 2Kor. 11:14) . Ia berusaha agar manusia tidak bertumbuh, atau menariknya jatuh ke dalam dosa, seperti dirinya. Namun, kita memiliki satu Pribadi yang jauh lebih berkuasa di pihak kita! Kita dapat lari dan berlindung kepada Yesus Kristus, Juruselamat kita yang terindah.

    1. 17 Sep 2020
  • Berikan SemampunyaA GKJW Feeds
    Berikan SemampunyaA

    GKJW Feeds - Scaling adalah istilah dalam dunia kebugaran yang memungkinkan siapa saja dapat ikut berpartisipasi. Contohnya, saat latihan push up, mungkin Anda bisa melakukannya sebanyak sepuluh kali, tetapi saya hanya bisa empat kali. Instruktur akan mendorong saya melakukan scaling sesuai tingkat kebugaran saya saat itu. Meski tidak berada di level yang sama, tetapi setiap orang bisa menuju ke arah yang sama. Dengan kata lain, instruktur itu hendak berkata: AuLakukan empat kali push up dengan segenap kekuatanmu. Jangan membandingkan diri dengan orang lain. Lakukan terus semampumu, nanti kau akan takjub bahwa suatu hari kau mampu melakukan tujuh, bahkan sepuluh, push up sekaligus.Ay Dalam hal memberi, Rasul Paulus dengan jelas berkata: AuAllah mengasihi orang yang memberi dengan sukacitaAy ( 2Kor. 9:7) . Akan tetapi, Paulus mendorong jemaat di Korintus, dan kita, untuk melakukannya sesuai dengan kemampuan masing-masing. AuHendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya ( ay.7) . Setiap dari kita memiliki kemampuan memberi yang berbeda-beda, dan terkadang tingkat kemampuan itu juga berubah seiring waktu. Tidak ada gunanya membanding-bandingkan, karena yang terpenting adalah sikap hati. Apa pun posisi Anda sekarang, berilah dengan murah hati ( ay.6) . Allah kita telah berjanji bahwa tindakan memberi dengan sukacita yang dilakukan dengan tekun akan memperkaya kita Audalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada AllahAy ( ay.11) .

    1. 16 Sep 2020
  • Hati yang Berbelas Kasihan
    Hati yang Berbelas Kasihan

    Ellen, teman saya, bertanggung jawab menghitung gaji karyawan di sebuah kantor akuntan. Kedengarannya sederhana, tetapi ada saja pemberi kerja yang terlambat memasukkan informasi yang diperlukan. Kerap kali Ellen harus mengambil waktu lembur supaya para karyawan dapat menerima gaji mereka tepat waktu. Ia melakukannya karena mempertimbangkan keluarga-keluarga yang bergantung pada dana tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, membeli obat-obatan, dan membayar sewa rumah. Hati Ellen yang dipenuhi belas kasihan dalam pekerjaannya itu mengingatkan saya pada Yesus. Selama di dunia, terkadang Dia melayani orang-orang ketika keadaan sedang tidak nyaman bagi-Nya. Contohnya ketika Kristus ingin menyendiri setelah mendengar kabar bahwa Yohanes Pembaptis dibunuh. Dia pun menaiki perahu untuk mengasingkan diri ke tempat yang sunyi ( Mat. 14:13) . Mungkin Dia merasa perlu menangisi kematian kerabat-Nya itu dan berdoa dalam kesedihan-Nya. Namun, ada satu masalah. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti-Nya. Kebutuhan mereka juga bermacam-macam. Sebenarnya mudah saja menyuruh mereka pergi, tetapi Auketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakitAy ( ay.14) . Meskipun sudah menjadi bagian dari panggilan Yesus untuk mengajar orang banyak dan menyembuhkan mereka selama Dia melayani di dunia, tetaplah rasa empati mempengaruhi cara Yesus melakukan pelayanan-Nya. Kiranya Allah menolong kita menyadari belas kasihan Allah dalam hidup kita dan memampukan kita untuk membagikannya kepada orang lain.

    1. 15 Sep 2020
  • Perjumpaan dan Perpisahan
    Perjumpaan dan Perpisahan

    Ketika saudara laki-laki saya, David, meninggal dunia secara mendadak karena gagal jantung, cara pandang saya tentang hidup berubah drastis. Dave adalah anak keempat dari tujuh bersaudara, tetapi ia yang pertama berpulang. Kepergiannya yang tak terduga membuat saya banyak merenung. Jelaslah bahwa seiring dengan bertambahnya usia kami semua, keluarga kami akan mengalami kehilangan demi kehilangan di masa mendatang. Masa depan kami akan diwarnai lebih banyak perpisahan daripada perjumpaan. Bila dipikir secara logika, ini bukanlah hal yang mengejutkanAikarena memang itulah hidup manusia. Meski demikian, kesadaran itu cukup mengguncang perasaan dan pemikiran kita. Kita mendapat kesempatan untuk memaknai kembali setiap momen dan waktu yang masih diizinkan bagi kita untuk dijalani. Kita juga didorong untuk kembali menghargai kenyataan bahwa kelak ada perjumpaan kembali yang tidak lagi akan diakhiri dengan perpisahan. Kenyataan akhir itu menjadi pusat dari apa yang kita baca di Wahyu 21:3-4, AuLihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.Ay Meskipun saat ini kita mungkin mengalami serangkaian perpisahan yang mendukakan hati, keyakinan kita pada kematian dan kebangkitan Kristus menolong kita untuk mengingat janji Allah akan adanya perjumpaan kembali yang abadi.

    1. 14 Sep 2020
  • Sirip yang Menjaga
    Sirip yang Menjaga

    Seorang ahli biologi kelautan sedang berenang dekat Kepulauan Cook di Pasifik Selatan ketika seekor paus bungkuk berbobot dua puluh tiga ton tiba-tiba muncul dan mengempit dirinya di bawah siripnya. Perempuan itu mengira ia bakal mati. Namun, setelah berenang perlahan dengan berputar-putar, akhirnya paus itu melepaskannya. Saat itulah si ahli biologi melihat seekor hiu harimau berenang menjauh. Ia yakin paus tadi bermaksud menjaganya dari bahaya yang mengancam nyawa. Dalam dunia yang penuh bahaya ini, kita dipanggil untuk saling menjaga. Namun, mungkin Anda bertanya dalam hati, Benarkah aku diharapkan untuk bertanggung jawab atas diri orang lain? Atau seperti kata Kain, AuApakah aku penjaga adikku? Ay ( Kej. 4:9) . Jawaban yang kita temukan di hampir setiap kitab dalam Perjanjian Lama adalah: Ya! Seperti Adam bertanggung jawab merawat Taman Eden, demikian pula Kain seharusnya menjaga Habel. Bangsa Israel diperintahkan untuk memperhatikan orang-orang yang lemah dan memelihara hidup mereka yang berkekurangan. Namun, mereka justru melakukan yang sebaliknyaAimemeras rakyat, menindas orang miskin, dan mengabaikan panggilan untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri ( Yes. 3:14-15) . Namun, dalam kisah Kain dan Habel, Allah tetap menjaga Kain sekalipun ia diasingkan ( Kej. 4:15-16) . Allah melakukan untuk Kain apa yang seharusnya Kain lakukan bagi Habel. Kelak, hal yang indah itu juga dilakukan Allah bagi kita lewat kedatangan Yesus ke dunia. Tuhan Yesus menjaga dan memelihara kita, serta memampukan kita untuk ikut menjaga sesama kita.

    1. 13 Sep 2020
  • Hari untuk Memberi Semangat
    Hari untuk Memberi Semangat

    Setiap hari, tim reaksi cepat menunjukkan dedikasi dan keberanian mereka dengan terjun ke garis depan untuk membantu menanggulangi bencana. Ketika gedung World Trade Center di New York diserang pada tahun 2001, ribuan orang tewas atau terluka, ada lebih dari empat ratus anggota tim reaksi cepat juga tewas. Untuk menghormati pengorbanan mereka, Senat Amerika Serikat menetapkan tanggal 12 September sebagai Hari untuk Memberi Semangat ( National Day of Encouragement) . Meskipun tidak lazim suatu negara menetapkan satu hari khusus untuk memberi semangat, Rasul Paulus menganggap bahwa dorongan semangat memang dibutuhkan oleh sebuah gereja yang sedang bertumbuh. Ia menasihati jemaat yang baru berkembang di Tesalonika, sebuah kota di Makedonia: AuHiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orangAy ( 1Tes. 5:14) . MeskiAmengalami penganiayaan, umat Tuhan didorong Paulus untuk berusaha Auselalu untuk berbuat baik, seorang kepada yang lain dan kepada semua orangAy ( ay.15 BIS) . Ia tahu bahwa manusia kerap merasa putus asa, suka mementingkan diri sendiri, dan terlibat dalam konflik. Namun, ia juga tahu bahwa mereka tidak akan bisa saling menguatkan jika tidak ditolong dan dikuatkan oleh Allah. Demikian pula kita sekarang ini. Kita semua membutuhkan penguatan, dan kita perlu melakukan yang sama bagi orang lain di sekitar kita. Namun, kita tidak dapat melakukannya dengan kekuatan kita sendiri. Itulah sebabnya dorongan yang diberikan Paulus dapat meyakinkan kita kembali, yaitu bahwa Au[Yesus] yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinyaAy ( ay.24) . Dengan pertolongan-Nya, kita bisa saling menguatkan setiap hari.

    1. 12 Sep 2020
  • Api di tengah Gurun
    Api di tengah Gurun

    Ketika sedang menunggang kudanya di Gurun Chihuahua pada akhir dekade 1800-an, Jim White melihat kepulan asap aneh yang berpusar-pusar ke angkasa. Karena mencurigai api itu berasal dari semak yang terbakar, si koboi muda memacu kudanya menuju ke sumbernya. Namun, ternyata yang dilihatnya bukan asap, melainkan sekawanan besar kelelawar yang beterbangan keluar dari sebuah lubang di tanah. White telah menemukan Gua Carlsbad, serangkaian gua yang sangat besar dan spektakuler di negara bagian New Mexico. Ketika Musa sedang menggembalakan domba di sebuah gurun Timur Tengah, ia juga melihat pemandangan aneh yang menarik perhatiannyaAisemak duri yang menyala-nyala tetapi tidak dimakan api ( Kel. 3:2) . Ketika Allah sendiri berbicara dari semak duri itu, Musa menyadari bahwa ia telah menemukan sesuatu yang jauh lebih besar daripada yang terlihat di permukaan. Allah berkata kepada Musa, AuAkulah Allah ayahmu, Allah AbrahamAy ( ay.6) . Allah ingin memimpin umat Israel keluar dari perbudakanAdan menunjukkan identitas sejati mereka sebagai anak-anak-Nya ( ay.10) . Lebih dari enam ratus tahun sebelumnya, Allah telah memberikan janji ini kepada Abraham: AuOlehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkatAy ( Kej. 12:3) . Keluarnya bangsa Israel dari Mesir hanyalah satu langkah menuju berkat itu, karena rencana besar Allah untuk menyelamatkan ciptaan-Nya adalah melalui Mesias, keturunan Abraham. Hari ini kita dapat menikmati manfaat dari berkat itu, karena Allah menawarkan penyelamatan tersebut kepada semua orang. Kristus datang untuk mati bagi dosa-dosa seluruh dunia. Hanya dengan beriman kepada-Nya, kita juga menjadi anak-anak Allah yang hidup.

    1. 11 Sep 2020
  • Hidup sebagai Pujian bagi Allah
    Hidup sebagai Pujian bagi Allah

    Sepanjang masa kecilnya, dirigen Arianne Abela selalu menyembunyikan tangan dengan cara mendudukinya. Abela lahir dengan jari-jari yang tidak lengkap atau saling melekat pada kedua tangannya. Ia juga tidak memiliki kaki kiri dan kaki kanannya tidak memiliki ibu jari. SebagaiApecinta musik dan penyanyi bersuara sopran, ia pernah berencana mengambil kuliah dalam jurusan pemerintahan di Smith College. Namun, suatu hari, pembina paduan suara memintanya menjadi dirigen, dan itu membuat kedua tangannya terlihat jelas. Sejak saat itu, ia tahu karir yang hendak ditekuninya, yang dimulai dari memimpin paduan suara gereja, hingga kini melayani sebagai pemimpin paduan suara di universitas lain. AuGuru-guru saya melihat potensi dalam diri saya, Ay kata Abela. Membaca kisahnya yang membangkitkan inspirasi itu, kita patut bertanya, Apa yang Allah, Sang Guru yang kudus, lihat dalam diri kita, tanpa menghiraukan keterbatasan kita? Lebih dari apa pun juga, Dia melihat diri-Nya sendiri. AuMaka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya merekaAy ( Kej. 1:27) . Sebagai penyandang AugambarAy Allah yang mulia, ketika orang lain melihat kita, sudah sepatutnya kita mencerminkan Dia. Bagi Abela, itu berarti yang terpenting adalah Yesus, bukan tangannyaAiatau jari-jarinya yang tidak lengkap. Hal yang sama berlaku bagi semua orang percaya. 2 Korintus 3:18 berkata, AuKita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung... diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya.Ay Seperti Abela, kita dapat menjalani hidup dengan kuasa Kristus yang mengubahkan ( ay.18) , sambil mempersembahkan hidup kita sebagai pujian yang berkumandang bagi kemuliaan Allah.

    1. 10 Sep 2020
  • Tercetak pada Hati Kita
    Tercetak pada Hati Kita

    Ketika Johannes Gutenberg menemukan mesin cetak bergerak pada tahun 1450, terbukalah era komunikasi massa di dunia Barat dan realitas sosial baru yang memudahkan penyebaran informasi kepada masyarakat luas. Tingkat kemampuan menulis dan membaca pun meningkat di seluruh dunia dan tumbuhnya ide-ide baru telah menghasilkan perubahan yang pesat, baik dalam bidang sosial maupun keagamaan. Gutenberg berhasil menerbitkan Alkitab cetak untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Alkitab harus disalin dengan tulisan tangan, dan dibutuhkan waktu hingga satu tahun untuk menyelesaikan satu jilid. Selama berabad-abad kemudian, mesin cetak membuat kita dapat dengan mudah membaca Alkitab. Walaupun sekarang Alkitab tersedia dalam versi elektronik, masih banyak yang senang membaca Alkitab cetak, dan ini dimungkinkan berkat penemuan Gutenberg. Alkitab yang dahulu sangat sulit diperoleh karena biaya yang tinggi dan waktu penyalinan yang lama, kini dengan mudah bisa kita dapatkan. Dapat mengetahui kebenaran Allah melalui Alkitab adalah kesempatan yang istimewa. Penulis kitab Amsal menyatakan bahwa kita patut memperlakukan perintah-perintah Allah kepada kita di dalam Kitab Suci sebagai sesuatu yang berharga, layaknya Aubiji mataAy kita sendiri ( Ams. 7:2) , dan juga perlu menuliskan firman Allah yang penuh hikmat pada Auloh hatiAy kita ( ay.3) . Untuk memahami Alkitab dan hidup menurut hikmat-Nya, bagaikan para penyalin kitab, kita perlu menuliskan kebenaran Allah dimulai dari AujariAy kita hingga tersimpan di dalam hati, supaya kita membawanya ke mana pun kita melangkah.

    1. 9 Sep 2020
  • Mengasihi Sesama dengan Doa Kita
    Mengasihi Sesama dengan Doa Kita

    AuApakah orang-orang masih mendoakanku? Ay Itu salah satu pertanyaan awal yang diajukan seorang misionaris kepada istrinya setiap kali ia dikunjungi di dalam penjara. Sang misionaris telah difitnah dan dipenjara selama dua tahun karena imannya kepada Tuhan. Hidupnya sering berada dalam bahaya karena kondisi dan kebencian yang dideritanya di penjara, dan umat Tuhan di berbagai penjuru dunia terus mendoakannya dengan sungguh-sungguh. Misionaris itu hanya ingin memastikan bahwa mereka tidak berhenti mendoakannya, karena ia percaya Allah memakai doa-doa mereka dengan cara yang luar biasa. Doa-doa kita untuk orang lainAikhususnya mereka yang dianiaya karena imanAiadalah anugerah yang sangat berarti. Paulus menyatakan hal ini ketika dalam surat kepada jemaat di Korintus ia menceritakan berbagai kesusahan yang dihadapinya dalam pelayanan mengabarkan Injil. Beban yang dipikulnya Aubegitu besar dan begitu berat, sehingga [ia] telah putus asaAy ( 2Kor. 1:8) . Namun, ia lalu menceritakan bagaimana Allah telah melepaskannya dan menjelaskan sarana yang dipakai-Nya untuk menolongnya: AuKepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi, karena kamu juga turut membantu mendoakan kamiAy ( ay.10-11, penekanan ditambahkan) . Allah berkarya melalui doa-doa kita untuk menggenapi perkara besar yang membawa kebaikan bagi hidup anak-anak-Nya. Salah satu cara terbaik mengasihi sesama adalah dengan mendoakan mereka, karena melalui itu kita membuka jalan bagi datangnya pertolongan yang hanya dapat diberikan oleh Allah. Ketika kita berdoa bagi orang lain, kita mengasihi mereka dalam kekuatan-Nya. Tiada yang lebih besarAidan lebih mengasihiAidaripada Allah.

    1. 8 Sep 2020
  • Kini dan Nanti
    Kini dan Nanti

    Baru-baru ini, saya menghadiri sebuah acara wisuda SMA dan pembicaranya memberikan tantangan yang diperlukan oleh pemuda-pemudi yang akan diwisuda tersebut. Ia berkata bahwa itulah saatnya orang-orang akan bertanya kepada para lulusan, AuApa rencanamu selanjutnya? Karir apa yang hendak kamu tekuni? Pilih melanjutkan kuliah atau bekerja? Ay Namun, kata sang pembicara, pertanyaan yang lebih penting dari semua itu adalah: AuApa yang sedang mereka lakukan saat ini? Ay Jika dihubungkan dengan iman, maka pertanyaannya adalah: Keputusan apa yang mereka ambil setiap hari yang akan membawa mereka hidup untuk Yesus dan bukan untuk diri mereka sendiri? Kata-kata pembicara itu mengingatkan saya pada kitab Amsal, yang banyak memberikan pernyataan tajam tentang cara hidup seseorang untuk saat ini. Sebagai contoh: bersikaplah jujur, saat ini juga ( 11:1) ; pilihlah teman yang benar, saat ini juga ( 12:26) , hiduplah dalam kebenaran, saat ini juga ( 13:6) ; milikilah akal budi yang baik, saat ini juga ( 13:15) ; berbicaralah dengan bijak, saat ini juga ( 14:3) . Keputusan untuk hidup bagi Tuhan saat ini juga, dengan pimpinan Roh Kudus, menjadikan setiap keputusan yang akan diambil selanjutnya menjadi lebih mudah. AuTuhanlah yang memberikan hikmat... Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setiaAy ( 2:6-8) . Kiranya Allah menyediakan apa yang kita perlukan untuk hidup sesuai dengan pedoman-Nya saat ini, dan menuntun kita kepada langkah-langkah selanjutnya untuk membawa kemuliaan bagi Dia.

    1. 7 Sep 2020
  • Gagal Lagi
    Gagal Lagi

    Dahulu, ketika masih aktif berkhotbah, adakalanya saya merasa tidak layak melayani pada hari Minggu pagi. Sepanjang minggu sebelumnya, saya merasa belum menjadi suami, ayah, atau teman yang baik. Saya bahkan merasa, sebelum Allah bisa memakai saya lagi, saya harus memperbaiki hidup saya. Jadi, saya berjanji untuk menyelesaikan khotbah saya sebaik mungkin dan berusaha hidup lebih baik lagi di minggu yang akan datang. Akan tetapi, itu semua tidak benar. Galatia 3 menyatakan bahwa Allah senantiasa memampukan kita dengan Roh-Nya, dan karya-Nya yang luar biasa melalui diri kita adalah anugerah yang cuma-cumaAibukan karena kita telah melakukan sesuatu yang membuat kita layak. Kehidupan Abraham mencontohkan hal ini. Ia pernah gagal sebagai seorang suami. Ia dua kali membahayakan nyawa Sara dengan berbohong demi menyelamatkan dirinya sendiri ( Kej. 12:10-20; 20:1-18) . Namun, Allah Aumemperhitungkan [iman Abraham] itu kepadanya sebagai kebenaranAy ( Gal. 3:6) . Abraham menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah meskipun ia pernah mengalami kegagalan, dan Allah memakainya untuk membawa keselamatan kepada dunia melalui keturunannya. Perbuatan buruk memang tidak dapat dibenarkan. Yesus memanggil kita untuk mengikut Dia dalam ketaatan, dan Dia telah menyediakan segala sesuatu yang diperlukan untuk kita melakukannya. Hati yang keras dan menolak untuk bertobat akan selalu merintangi tujuan-Nya digenapi atas kita. Meski demikian, kesanggupan-Nya untuk memakai kita tidaklah bergantung pada seberapa baik diri kita, melainkan bergantung sepenuhnya pada kerelaan Allah untuk berkarya melalui diri kita apa adanya: sebagai pribadi yang telah diselamatkan dan bertumbuh oleh kasih karunia. Anda tidak perlu bersusah payah memperoleh kasih karunia-Nya, karena Dia memberikannya dengan cuma-cuma.

    1. 6 Sep 2020
  • Allah Mengerti
    Allah Mengerti

    Setelah pindah rumah, Ryan, putra Mabel yang berusia tujuh tahun, mengeluh saat bersiap-siap mengikuti kamp musim panas di sekolah barunya. Mabel menyemangati dan meyakinkan anaknya bahwa ia tahu perubahan itu tidak mudah. Namun, pagi itu, tidak biasanya Ryan terlihat begitu muram. Mabel pun bertanya, AuApa yang mengganggu pikiranmu, Ryan? Ay Sambil menatap ke luar jendela, Ryan menjawab, AuTidak tahu, Ma. Perasaanku campur aduk.Ay Walau hatinya pedih, Mabel tetap berusaha menghibur anaknya. Mabel pun bercerita kepada Ryan bahwa kepindahan itu juga terasa berat baginya. Ia meyakinkan anaknya bahwa Allah selalu dekat, dan Dia tahu segala-galanya, sekalipun ketika mereka tidak mengerti atau tidak mampu mengungkapkan kejengkelan mereka. Mabel pun mendapat ide, AuBagaimana kalau kita kunjungi teman-temanmu sebelum sekolah dimulai? Ay Ryan setuju atas rencana itu, dan mereka sama-sama bersyukur bahwa Allah mengerti keadaan anak-anak-Nya, bahkan ketika mereka mengalami Auperasaan campur adukAy. Perasaan penulis Mazmur 147 juga berkecamuk di sepanjang perjalanannya mengikut Tuhan. Namun, ia menyadari berkat-berkat yang diterimanya dari memuji Allah, Sang Mahatahu yang mencipta dan menopang segala sesuatu, dan yang sanggup menyembuhkan luka-luka fisik dan batin kita ( ay.1-6) . Ia memuji Allah yang memelihara dan Ausenang kepada orang-orang yang takut akan Dia, ... yang berharap akan kasih setia-NyaAy ( ay.11) . Ketika sedang bergumul memahami berbagai perasaan yang berkecamuk dalam batin kita, kita tidak perlu merasa sendirian dan patah semangat. Percayalah bahwa Allah kita yang penuh kasih mengertiAiDia tak pernah berubah dan pemahaman-Nya tak terhingga.

    1. 5 Sep 2020
  • Bicaralah
    Bicaralah!

    Brittany tiba-tiba berseru kepada rekan kerjanya di restoran, AuItu orangnya! Itu orangnya! Ay Ia baru saja melihat Melvin, laki-laki yang pertama kali bertemu dengannya dalam situasi yang sangat jauh berbeda. Ketika itu Melvin sedang bekerja merawat taman di gereja dan Roh Kudus mendorongnya untuk memulai percakapan dengan Brittany. Ketika Melvin mengajaknya ke gereja, Brittany yang saat itu masih bekerja sebagai perempuan penghibur menjawab, AuAnda tahu pekerjaan saya? Gereja pasti tidak mau menerima saya.Ay Namun, setelah Melvin menceritakan tentang kasih Yesus dan kuasa-Nya yang sanggup mengubah hidup manusia, air mata Brittany pun mengalir. Beberapa minggu kemudian, Brittany bekerja di tempat dan lingkungan yang baru. Ia menjadi bukti bahwa Yesus berkuasa mengubah hidup mereka yang percaya kepada-Nya. Ketika hendak mendorong umat Tuhan untuk tekun berdoa, Rasul Paulus mengajukan dua permohonan: AuBerdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnyaAy ( Kol. 4:3-4) . Pernahkah Anda berdoa agar diberi kesempatan berbicara dengan jelas dan berani tentang Yesus? Doa yang sangat baik! Doa-doa seperti itu dapat menuntun orang percaya, seperti Melvin, untuk berbicara tentang Dia di tempat-tempat yang tidak pernah diperkirakan dan kepada orang-orang yang tidak terduga. Berbicara tentang Yesus bisa saja terasa tidak nyaman, tetapi berkat yang diterima dalam bentuk kehidupan yang diubahkan sungguh setimpal dengan ketidaknyamanan yang kita rasakan.

    1. 4 Sep 2020
  • Ketakutan yang Tidak Masuk Akal
    Ketakutan yang Tidak Masuk Akal

    Kedengarannya tidak masuk akal, tetapi ketika kedua orangtua saya meninggal dalam tempo tiga bulan, saya khawatir mereka akan melupakan saya. Tentu saja, mereka tidak ada lagi di dunia, tetapi perasaan itu membuat hati saya diliputi ketidakpastian. Saat itu saya masih muda, belum menikah, dan bingung menjalani hidup tanpa mereka. Karena merasa benar-benar sendirian, saya pun mencari Tuhan. Suatu pagi, saya menyatakan kepada Allah segala ketakutan saya yang tidak masuk akal itu dan kesedihan yang diakibatkannya ( meskipun Dia pasti sudah tahu) . Ayat Alkitab yang saya renungkan hari itu diambil dari Yesaya 49: AuDapatkah seorang perempuan melupakan bayinya... ? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkauAy ( ay.15) . Allah meyakinkan umat-Nya melalui Nabi Yesaya bahwa Dia tidak pernah melupakan mereka dan kemudian berjanji akan memulihkan hubungan mereka dengan-Nya melalui kedatangan Anak-Nya, Yesus Kristus. Namun, kata-kata itu juga menyentuh hati saya. Jarang sekali seorang ayah atau ibu melupakan anak mereka, tetapi itu bisa saja terjadi. Namun, itu tidak mungkin terjadi pada Allah. AuAku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku, Ay kata-Nya ( ay.16) . Sebenarnya, jawaban Allah bisa saja membuat saya merasa lebih takut. Namun, damai sejahtera yang saya terima karena ingatan-Nya atas saya benar-benar sesuai dengan kebutuhan saya. Sejak saat itulah saya menemukan bahwa Allah ternyata lebih dekat daripada orangtua kita atau siapa pun, dan Dia tahu bagaimana harus menolong kita menghadapi apa punAibahkan ketakutan kita yang tidak masuk akal.

    1. 3 Sep 2020
  • Galeri Berbisik
    Galeri Berbisik

    Dalam kubah Katedral St. Paul yang menjulang tinggi di kota London, para pengunjung dapat menaiki 259 anak tangga untuk sampai di Galeri Berbisik. Bila Anda berbisik di atas sana, bisikan itu bisa terdengar oleh orang lain yang berada di sepanjang jalan yang melingkari kubah, bahkan melewati ruang kosong sejauh hampir 30 meter kepada orang yang ada di seberang. Para insinyur menjelaskan bahwa anomali ini bisa terjadi karena bentuk kubah yang bulat dan rendahnya intensitas gelombang bunyi bisikan. Alangkah rindunya kita meyakini bahwa Allah mendengar kepedihan yang kita bisikkan! Kitab Mazmur dipenuhi kesaksian bahwa Dia mendengar segala seruan, doa, dan bisikan kita. Daud menulis, AuKetika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TuhanAy ( Mzm. 18:7) . Berulang kali, ia dan para pemazmur lainnya memohon, AuDengarkanlah doakuAy ( 4:2) , seruan, dan keluhan mereka ( 5:4; 102:21) . Terkadang permohonan itu berupa bisikan lirih, Audengarkan akuAy ( 77:2) , sembari kita Auberpikir-pikir, dan bertanya-tanya dalam hatiAy ( 77:7 BIS) . Sebagai jawaban dari semua permohonan tersebut, para pemazmurAiseperti Daud di Mazmur 18:7Aimengungkapkan bahwa Allah sungguh mendengar: AuIa mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.Ay Karena waktu itu Bait Allah belum dibangun, mungkinkah yang dimaksudkan Daud adalah Allah mendengarkan dari kediaman-Nya di surga? Dari AuGaleri BerbisikAy dalam kubah-Nya di surga, Allah mendekatkan diri kepada kita untuk memperhatikan keluh-kesah, bahkan bisikan kita yang paling lirih... dan mendengarkannya.

    1. 2 Sep 2020
  • Menderita Bersama
    Menderita Bersama

    Pada tahun 2013, seorang veteran marinir Kerajaan Inggris berusia tujuh puluh tahun bernama James McConnell meninggal dunia. Ia tidak punya kerabat, sehingga staf panti jompo tempat ia tinggal khawatir tidak ada orang yang menghadiri pemakamannya. Seseorang yang ditugasi memimpin pemakaman McConnell menuliskan sebuah pesan di Facebook: AuDi zaman sekarang, sungguh tragis apabila seseorang meninggal dunia tanpa ada yang menangisi kepergiannya... tetapi almarhum adalah salah seorang dari kita... jika Anda bisa menghadiri pemakamannya... demi menghormati rekan seperjuangan, usahakanlah hadir.Ay Akhirnya, pada hari pemakaman McConnell, ada dua ratus anggota marinir yang datang! Rekan-rekan seperjuangan almarhum tersebut telah menunjukkan sebuah kebenaran alkitabiah, yaitu bahwa kita terikat satu sama lain. AuKarena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota, Ay kata Rasul Paulus ( 1Kor. 12:14) . Kita tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, kita semua diikat menjadi satu di dalam Yesus Kristus. Kitab Suci menunjukkan adanya keterhubungan yang hidup, dengan berkata: AuJika satu anggota menderita, semua anggota turut menderitaAy ( ay.26) . Sebagai orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus dan sesama anggota keluarga Allah, kita dipanggil untuk ikut menanggung kepedihan, kedukaan, dan ketakutan saudara seiman kita yang terkadang merasa menghadapi semuanya sendirian. Syukurlah, kita tidak berjalan sendirian. Mungkin hal paling mengerikan dari penderitaan adalah ketika kita merasa tenggelam dalam kegelapan seorang diri. Akan tetapi, Allah menciptakan satu komunitas baru yang ikut menderita bersamaAisuatu komunitas yang tidak membiarkan seorang pun ditinggalkan sendirian.

    1. 1 Sep 2020
  • Hamba Mu Mendengar
    Hamba-Mu Mendengar

    Seandainya radio nirkabelnya menyala, mereka pasti tahu bahwa kapal Titanic sedang tenggelam. Cyril Evans, operator radio di kapal lain, sudah mencoba mengirimkan pesan kepada Jack Phillips, operator radio di atas kapal Titanic untuk memberi tahu mereka akan adanya gunung es di perairan tersebut. Namun, saat itu Phillips sedang sibuk mengirimkan pesan-pesan dari para penumpang dan dengan kasar menyuruh Evans untuk diam. Dengan berat hati, Evans pun mematikan radionya dan tidur. Sepuluh menit kemudian, kapal Titanic menghantam gunung es. Sinyal minta tolong yang mereka pancarkan tidak dijawab karena tidak ada lagi yang mendengar. Dalam 1 Samuel kita membaca bagaimana para imam Israel penuh dengan kejahatan dan telah kehilangan penglihatan serta pendengaran rohani mereka sementara bangsa mereka terus melangkah menuju bahaya. AuPada masa itu firman Tuhan jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak seringAy ( 1Sam. 3:1) . Namun, Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dia mulai berbicara kepada seorang anak muda bernama Samuel yang dibesarkan dalam rumah seorang imam. Nama Samuel berarti AuTuhan mendengarAyAinama yang diberikan untuk mengenang bagaimana Allah menjawab doa ibunya. Namun, Samuel masih perlu belajar untuk mendengar perkataan Allah. AuBerbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengarAu ( ay.10) . Hanya hamba yang mendengar. Kiranya kita juga memilih untuk mendengar dan menaati apa yang telah Allah nyatakan dalam Kitab Suci. Serahkanlah hidup kita kepada-Nya dan bersikaplah sebagai hamba yang rendah hatiAiyang membiarkan AuradioAy-nya terus menyala.

    1. 31 Aug 2020
  • Memeriksa Diri Sendiri
    Memeriksa Diri Sendiri

    Baru-baru ini saya membaca setumpuk surat dari era Perang Dunia II yang dikirimkan oleh ayah saya kepada ibu saya. Saat itu ayah saya ditugaskan di Afrika Utara sementara ibu saya tinggal di West Virginia, Amerika Serikat. Ayah, seorang tentara berpangkat letnan dua di Angkatan Darat, diberi tanggung jawab menyensor surat-surat yang dikirimkan para tentara. Tujuannya supaya jangan ada informasi sensitif yang terbaca oleh musuh. Jadi agak lucu ketika saya melihat di bagian luar dari surat-surat yang dikirimkan ayah saya kepada istrinya, terdapat stempel bertuliskan AuLolos sensor oleh Letnan Dua John Branon.Ay Ayah saya menyensor surat-suratnya sendiri! Menyensor diri sendiri adalah hal yang baik bagi kita semua. Beberapa kali dalam Alkitab disebutkan tentang pentingnya menguji diri untuk menemukan apa yang tidak benar dan yang tidak menyenangkan hati Allah. Contohnya, pemazmur berdoa, AuSelidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku; ... lihatlah, apakah jalanku serongAu ( Mzm. 139:23-24) . Nabi Yeremia menggemakan nasihat yang sama: AuMarilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TuhanAu ( Rat. 3:40) . Saat berbicara tentang kondisi hati kita dalam perjamuan kudus, Rasul Paulus berkata, AuHendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiriAu ( 1Kor. 11:28) . Roh Kudus dapat menolong kita berpaling dari perilaku dan tindakan yang tidak menyenangkan hati Allah. Karena itu, sebelum kita memulai kegiatan kita hari ini, berhentilah sejenak dan mintalah pertolongan Roh Kudus untuk membantu kita memeriksa diri, agar kita dapat Auberpaling kepada TuhanAu dalam persekutuan yang erat dengan-Nya.

    1. 30 Aug 2020
  • Gelombang Besar
    Gelombang Besar

    Orang senang melakukan atraksi Auombak.Au Di berbagai pertandingan olahraga dan konser di seluruh dunia, atraksi tersebut dimulai ketika beberapa orang berdiri dan mengangkat tangan mereka. Beberapa saat kemudian, orang-orang yang duduk di sebelah mereka akan melakukan hal yang sama. Tujuannya adalah untuk menghasilkan gerakan bergelombang yang tak terputus dan menjalar hingga ke seluruh stadion. Ketika sampai di akhir gelombang, mereka yang memulai gerakan tersebut tersenyum dan bersorak gembiraAilalu melanjutkan kembali gerakan tersebut. Menurut catatan, atraksi ombak pertama kali muncul dalam pertandingan bisbol profesional antara Oakland Athletics dan New York Yankees di tahun 1981. Saya senang bergabung dalam atraksi semacam ini karena rasanya sangat menyenangkan. Namun, saya juga terpikir bahwa kegembiraan dan kebersamaan yang kami rasakan saat melakukan atraksi tersebut mengingatkan pada Injil KristusAibahwa kabar baik tentang keselamatan dalam Yesus Kristus menyatukan orang-orang percaya di mana pun mereka berada dalam pujian dan pengharapan. AuGelombang besarAy itu dimulai dua puluh abad yang lalu di Yerusalem. Dalam suratnya kepada jemaat di Kolose, Paulus menggambarkannya demikian, AuInjil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnyaAy ( Kol. 1:6) . Dampak alami dari kabar baik itu adalah Auiman dan kasih [yang] muncul karena pengharapan yang disediakan bagi [kita] di surgaAy ( ay.5 AYT) . Sebagai umat percaya, kita menjadi bagian dari gelombang terbesar dalam sejarah. Teruskanlah gelombang itu! Ketika gelombang itu akhirnya selesai, kita akan melihat senyum dari Dia yang memulai segala sesuatunya.

    1. 29 Aug 2020
  • Allah Penyelamat Kita
    Allah Penyelamat Kita

    Di laut lepas, seorang petugas penyelamat datang dengan mengendarai perahu kayak untuk menolong para perenang dalam lomba triathlon yang sedang panik. AuJangan pegang bagian tengah perahu! Ay teriaknya ke arah para perenang, karena itu dapat membuat perahunya terbalik. Sebaliknya, ia mengarahkan mereka ke bagian belakang atau depan dari kayaknya. Mereka dapat meraih pegangan berbentuk bundar, sehingga petugas penyelamat tidak akan kesulitan menolong mereka. Setiap kali jalan hidup atau orang-orang berusaha menenggelamkan kita, sebagai orang percaya, kita tahu bahwa kita memiliki Juruselamat. AuSebab beginilah firman Tuhan Allah: Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya.... Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka diserahkanAu ( Yeh. 34:11-12) . Inilah jaminan yang diberikan Nabi Yehezkiel kepada umat Allah saat mereka berada di pengasingan. Para pemimpin mereka telah mengabaikan dan memperbudak mereka, menyia-nyiakan hidup mereka, dan Aumenggembalakan dirinya sendiri, tetapi domba-domba [Allah] tidak digembalakannyaAy ( ay.8) . Akibatnya, umat Audi seluruh tanah itu... berserak, tanpa seorangpun yang memperhatikan atau yang mencarinyaAy ( ay.6) . Namun, Tuhan menegaskan, AuAku akan melepaskan domba-domba-KuAu ( ay.10) , dan Dia masih terus memegang janji-Nya. Apa yang perlu kita lakukan? Berpegang terus pada Allah yang Mahakuasa dan janji-janji-Nya. AuAku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya, Ay kata Allah ( ay.11) . Itulah janji keselamatan yang patut untuk terus kita pegang.

    1. 28 Aug 2020
  • Luputkan Orang yang Lemah
    Luputkan Orang yang Lemah

    Mana yang akan Anda pilihAibermain ski dalam liburan di Swiss atau menyelamatkan anak-anak di Praha dari bahaya? Seorang pria biasa bernama Nicholas Winton memilih yang kedua. Pada tahun 1938, perang antara Cekoslowakia dan Jerman terancam pecah. Setelah mengunjungi kamp-kamp pengungsi di Praha, tempat banyak orang Yahudi hidup dalam keadaan yang menyedihkan, ia merasa terpanggil untuk menyelamatkan mereka. Ia pun menggalang dana untuk dapat membawa ratusan anak keluar dari Praha dalam keadaan selamat ke Inggris agar bisa diasuh oleh keluarga-keluarga di Inggris sebelum pecah Perang Dunia II. Tindakannya merupakan contoh perbuatan yang diperintahkan dalam Mazmur 82: AuBelalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan! Ay ( ay.3) . Asaf, penulis mazmur ini, bermaksud mengajak umatnya untuk memperhatikan orang yang membutuhkan bantuan: AuLuputkanlah orang yang lemah dan yang miskin, lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik! Ay ( ay.4) . Seperti halnya Nicholas bekerja tak kenal lelah menyelamatkan anak-anak, pemazmur menyuarakan isi hati mereka yang tidak bisa bersuaraAiorang-orang miskin dan para janda yang membutuhkan keadilan dan perlindungan. Saat ini, di mana-mana kita melihat orang-orang yang membutuhkan bantuan karena mereka dilanda peperangan, badai, dan kesulitan-kesulitan lain. Walaupun kita tidak bisa menyelesaikan setiap persoalan, kita tetap bisa berdoa dan mempertimbangkan apa yang bisa kita lakukan untuk menolong mereka dalam berbagai situasi yang Allah bawa dalam kehidupan kita.

    1. 27 Aug 2020
  • Mengemudi Secara Rohani
    Mengemudi Secara Rohani

    Tidak banyak yang saya ingat dari kursus mengemudi yang pernah saya ikuti. Namun, entah mengapa, saya masih sangat ingat pada pelajaran yang disebut S-I-P-D-E, singkatan dari Scan ( amati) , Identify ( kenali) , Predict ( perkirakan) , Decide ( putuskan) , dan Execute ( lakukan) , suatu proses yang harus dipraktekkan terus-menerus. Kami diminta mengamati jalan, mengenali adanya potensi bahaya, memperkirakan akibat dari bahaya tersebut, memutuskan cara untuk mengatasinya, lalu, bila perlu, melakukan rencana tersebut. Itulah strategi untuk waspada dan menghindarkan diri dari kecelakaan. Bagaimana jika hal itu diterapkan dalam kehidupan rohani kita? Dalam Efesus 5, Paulus menulis kepada jemaat Efesus, AuKarena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arifAy ( ay.15) . Paulus tahu ada bahaya-bahaya tertentu yang dapat membuat jemaat Efesus tergelincir, yakni gaya hidup lama yang bertentangan dengan hidup baru mereka di dalam Yesus ( ay.8, 10-11) . Jadi, ia meminta gereja yang sedang bertumbuh itu untuk memperhatikan hal ini. Ayat 15 secara harfiah berarti Auperhatikan jalanmu.Ay Dengan kata lain, lihat sekeliling Anda. Perhatikan potensi bahaya dan hindari hal-hal yang dapat merusak diri seperti kemabukan dan hawa nafsu ( ay.18) . Sebaliknya, kita dapat berusaha memahami kehendak Allah bagi kehidupan kita ( ay.17) , sambil bernyanyi dan mengucap syukur di antara saudara-saudara seiman ( ay.19-20) . Apa pun bahaya yang dihadapiAibahkan ketika kita tersandungAikita dapat mengalami kehidupan yang baru dalam Kristus dengan makin bergantung kepada kuasa dan anugerah-Nya yang tidak terbatas.

    1. 26 Aug 2020
  • Hadiah yang Menakjubkan
    Hadiah yang Menakjubkan

    Seorang guru bernama Donelan sangat gemar membaca, dan suatu hari, kebiasaan itu membawa keuntungan baginya. Ia sedang merencanakan perjalanan dan membaca dengan teliti polis asuransi perjalanannya yang sangat panjang. Sesampainya di halaman ketujuh ia menemukan hadiah yang menakjubkan. Sebagai bagian dari kontes berjudul AuAda Gunanya DibacaAy, perusahaan asuransi tersebut memberikan 10.000 dolar kepada orang pertama yang membaca kontrak sampai sejauh itu. Mereka juga mendonasikan ribuan dolar kepada sekolah-sekolah di sekitar tempat tinggal Donelan untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Donelan berkomentar, AuSaya selalu dianggap kutubuku karena suka membaca semua kontrak sampai tuntas. Tapi sayalah yang paling terkejut mendapatkan hadiah! Ay Pemazmur berharap matanya terbuka untuk Aumemandang keajaiban-keajaibanAy tentang Allah ( Mzm. 119:18) . Ia sangat mengerti bahwa Allah ingin dikenal sehingga ia rindu memiliki kedekatan yang lebih dalam dengan-Nya. Ia rindu mengenal Allah lebih dalam, mengetahui apa yang telah Dia berikan, dan belajar mengikuti-Nya lebih dekat lagi ( ay.24, 98) . Ia menulis, AuBetapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hariAy ( ay.97) . Kita juga memiliki kesempatan istimewa untuk meluangkan waktu dengan merenungkan tentang Allah, karakter-karakter-Nya, dan ketetapan-ketetapan-NyaAiyakni belajar tentang Dia dan bertumbuh semakin dekat kepada-Nya. Allah rindu mengajar, menuntun, dan membuka hati kita untuk mengenal siapa Dia. Ketika kita tekun mencari Dia, Allah akan menghadiahkan rasa takjub yang lebih besar lagi akan diri-Nya dan sukacita dari hadirat-Nya!

    1. 25 Aug 2020
  • Bagaimana Saya Bisa Sampai di Sini
    Bagaimana Saya Bisa Sampai di Sini?

    Tiffani terbangun dalam pesawat Air Canada yang gelap gulita. Masih mengenakan sabuk pengaman, ia terus tertidur sementara semua penumpang lain sudah turun dan pesawat sudah diparkir di bandara. Kenapa tidak ada yang membangunkan saya? Bagaimana saya bisa sampai di sini? Ia berpikir keras sambil mencoba mengingat-ingat. Pernahkah Anda mendapati diri Anda berada di tempat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya? Mungkin Anda merasa terlalu muda untuk menderita penyakit berat yang belum ada obatnya. Mungkin penilaian orang terhadap Anda sangat baik, tapi mengapa Anda tersingkir dari pekerjaan Anda? Mungkin rumah tangga Anda pernah bahagia, tapi sekarang Anda harus memulai semua dari awal lagi sebagai orangtua tunggal yang bekerja paruh waktu. Bagaimana saya bisa sampai di sini? Ayub mungkin menanyakan hal itu ketika Aududuk di tengah-tengah abuAy ( 2:8) . Ia kehilangan anak-anak, kekayaan, dan kesehatannya dalam waktu singkat. Ia sama sekali tidak menyangka hidupnya akan menjadi seperti ini; yang ia tahu, ia harus mengingat sesuatu. Ayub teringat kepada Penciptanya dan betapa baiknya Dia selama ini. Kepada istrinya, Ayub berkata, AuApakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk? Ay ( ay.10) . Ayub ingat bahwa ia dapat mengandalkan Allah yang baik untuk tetap setia kepadanya. Maka ia pun meratap. Ia berteriak dengan suara nyaring. Lalu ia berduka dalam pengharapan, AuAku tahu: Penebusku hidup, Ay dan Autanpa dagingkupun aku akan melihat AllahAy ( 19:25-26) . Ayub bergantung pada pengharapan tatkala ia mengingat bagaimana kisahnya dimulai dan bagaimana kelak itu akan berakhir.

    1. 24 Aug 2020
  • Dilarang Memancing
    Dilarang Memancing

    Salah seorang yang selamat dari peristiwa Holocaust, Corrie ten Boom, sangat tahu pentingnya pengampunan. Dalam buku Tramp for the Lord, Corrie mengatakan bahwa ia paling senang membayangkan dosa-dosa yang sudah diampuni dibuang ke laut. AuKetika kita mengakui dosa-dosa kita, Allah membuang semuanya ke samudra yang terdalam, hilang untuk selama-lamanya.... Saya yakin Allah lalu meletakkan tanda peringatan di sana dengan tulisan AoDilarang Memancing.AoAy Ia menunjukkan hal penting yang terkadang gagal dipahami oleh orang percayaAiketika Allah mengampuni dosa-dosa kita, kita sepenuhnya diampuni! Jangan lagi kita mengungkit segala perbuatan dosa kita yang memalukan dan berkubang dalam perasaan bersalah. Sebaliknya, kita dapat menerima anugerah dan pengampunan-Nya, serta mengikuti-Nya dalam kemerdekaan. Ide tentang Aularangan memancingAy ini bisa kita jumpai dalam Mazmur 130. Pemazmur menyatakan bahwa sekalipun Allah itu adil, Dia mengampuni dosa-dosa mereka yang bertobat: AuPada-Mu ada pengampunanAy ( ay.4) . Ketika pemazmur menantikan Allah dan meletakkan keyakinannya kepada Dia ( ay.5) , ia menyatakan dalam iman bahwa Dia sendiri Auyang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannyaAy ( ay.8) . Mereka yang percaya akan mengalami Aubanyak... pembebasanAy ( ay.7) Ketika terperangkap dalam perasaan malu dan ketidaklayakan, kita tidak mungkin bisa melayani Allah dengan sepenuh hati. Kita justru terjerat oleh masa lalu kita. Ketika Anda merasa terhalang oleh segala kesalahan yang telah Anda perbuat, mintalah pertolongan Allah agar Anda dapat sepenuhnya mempercayai anugerah pengampunan dan hidup baru dari-Nya. Dia telah membuang dosa-dosa Anda ke dasar samudra!

    1. 23 Aug 2020
  • Setia Hingga Masa Penuaian
    Setia Hingga Masa Penuaian

    Seorang wanita yang saya kenal merencanakan sebuah acara di taman dekat tempat tinggalnya dan mengundang semua anak di lingkungan itu untuk datang. Ia begitu bersemangat membayangkan acara itu sebagai kesempatan membagikan iman dengan tetangga-tetangganya. Ia mengajak tiga cucunya dan dua pelajar SMA untuk membantunya, membagi-bagikan tugas, merancang sejumlah permainan dan kegiatan lain, menyiapkan makanan, menyiapkan cerita Alkitab tentang Yesus untuk diceritakan kepada anak-anak, lalu menunggu mereka semua datang. Namun, tidak satu anak pun muncul di hari pertama. Begitu juga di hari kedua. Dan ketiga. Namun, setiap hari teman saya itu tetap melakukan kegiatan yang sama bersama para cucu dan anak-anak yang membantunya. Di hari keempat, ia melihat ada satu keluarga sedang berpiknik dekat lokasinya dan mengundang anak-anak dari keluarga itu untuk bergabung dan bermain bersama mereka. Seorang gadis cilik datang, bergabung dalam kemeriahan acara, ikut makan bersama mereka, dan mendengarkan cerita tentang Yesus. Mungkin bertahun-tahun dari sekarang, gadis kecil itu akan tetap ingat. Siapa yang tahu bagaimana hasilnya nanti? Allah, melalui surat Galatia, mendorong kita, AuJanganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seimanAy ( 6:9-10) . Jangan takut dengan angka atau ukuran keberhasilan lain yang terlihat secara kasat mata. Tugas kita adalah tetap setia melakukan apa yang Dia ingin kita kerjakan dan kemudian menyerahkan apa pun hasilnya kepada-Nya. Allah adalah penentu hasilnya.

    1. 22 Aug 2020
  • Pemandangan Indah di Tempat Suram
    Pemandangan Indah di Tempat Suram

    Ketika bersama suami menjelajahi salah satu sudut negara bagian Wyoming yang gersang dan tandus, saya melihat ada sekuntum bunga matahari tumbuh di tempat kering berbatu yang banyak ditumbuhi semak berduri, jelatang, kaktus berduri dan tanaman gersang lainnya. Meski tidak setinggi bunga matahari pada umumnya, tetap saja bunga itu terlihat indah dan membuat saya gembira. Pemandangan indah tak terduga di tempat yang gersang dan tandus itu mengingatkan saya bagaimana hidup, bahkan bagi orang Kristen, bisa terasa gersang dan suram. Masalah tampaknya terlalu berat untuk diselesaikan, dan seperti seruan Daud sang pemazmur, doa-doa kita sepertinya tidak didengar: AuSendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin akuAy ( Mzm. 86:1) . Seperti Daud, kita juga rindu mengalami sukacita ( ay.4) . Meski demikian, Daud melanjutkan dengan menyatakan bahwa kita melayani AuAllah penyayang dan pengasihAy ( ay.15) , yang Auberlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-NyaAy ( ay.5) . Allah tentu menjawab doa kita ( ay.7) . Terkadang dalam kehidupan kita yang suram, Allah mengirimkan bunga matahariAibisa berupa pesan yang menguatkan dari teman; ayat atau bagian Alkitab yang menenangkan jiwa; matahari terbit yang indahAiyang membantu kita melangkah maju dengan langkah yang lebih ringan dan penuh harapan. Sambil kita menantikan hari ketika Allah akhirnya melepaskan kita dari setiap kesulitan kita, marilah bersama pemazmur kita menyatakan, AuEngkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau sendiri saja AllahAy ( ay.10) .

    1. 21 Aug 2020

Other items

  1. I LOVE ALKITAB SERI 9 SEMAKIN BERTAMBAH KEJADIAN 9 7

    I LOVE ALKITAB | SERI 9| SEMAKIN BERTAMBAH | KEJADIAN 9:7

    Feeds GKJW - I LOVE ALKITAB | SERI 9| SEMAKIN BERTAMBAH | KEJADIAN 9:7 I LOVE ALKITAB Terbit setiap seminggu 3x GERAKAN 1 PASAL Terbit setiap seminggu 3x misi BERAKAR DALAM KRISTUS BERAKAR DAN MENJADI BERKAT TUJUAN 1.Penanaman karakter berakar dalam Kristus berdasarkan Alkitab 2.Mencintai Alkitab 3.Mendidik kebiasaan saat teduh 4.Mendidik pembiasaan membaca Alkitab secara online. 5.Menjadi terang di tengah kehidupan sehari hari. berisi 1.bacaan ALKITAB 2.Ilustrasi 3.doa Jangan lupa like share coment dan Subcribe gerakan cinta Alkitab gerakan 1 pasal gerakan 1 pasals gerakan 1 pasal Alkitab membaca Alkitab setiap hari cinta membaca Alkitab gerakan membaca Alkitab the blible project Indonesia video membaca 1 pasal Alkitab gerakan mencintai Alkitab pendidikan agama Kristen video pembelajaran pendidikan agama Kristen pendidikan karakter dan budi pekerti I LOVE ALKITAB #gerakancintaalkitab #IloveAlkitab #literasiAlkitab

    1. 4 Sep 2020
    2. Eva Kristanty Raharjo
  2. Sabda Pangon 5 September 2020 PendetaA BESTIM BAHASA KASIH
  3. Ibadah Anak Online GKJW Darmo 16 Agustus 2020 kpargkjwdarmo gkjwdarmokpar
  4. SQL 02 Pengurutan Data dengan ORDER BY Belajar MySQL MariaDB Belajar Database
    SQL 02 | Pengurutan Data dengan ORDER BY | Belajar MySQL | MariaDB | Belajar Database

    Salam Indonesia Belajar! ! ! Video ini adalah sesi pengenalan klausa ORDER BY untuk melakukan pengurutan data dari suatu tabel pada Database MySQL / MariaDB. Beberapa topik yang dibahas dalam video ini di antaranya adalah: - Pengurutan data dengan menggunakan satu kolom sebagai acuan pengurutan. - Pengurutan data dengan menggunakan beberapa kolom sebagai acuan pengurutan. - Pengurutan data secara arcending. - Pengurutan data secara descending. - Pengurutan data dengan menggunakan kolom alias sebagai acuan pengurutan. Video pembelajaran dalam playlist ini membahas beberapa query SQL dasar dengan memanfaatkan MySQL / MariaDB sebagai database engine. Apa itu MySQL? Apa itu MariaDB? MySQL merupakan open source Relational Database Management System ( RDBMS) . Dalam perjalannya, MySQL diakuisisi oleh Oracle dan berujung pada beberapa disageement dengan komunitas open source. Oleh karenya dimulailah suatu project yang mencoba untuk memisahkan diri dari MySQL versi Oracle. MariaDB merupakan forked project dari MySQL. Kebanyakan penggiat open source lebih memilih MariaDB dari pada MySQL. Seri pembelajaran yang digarap oleh channel Indonesia Belajar juga menggunakan MariaDB. Apa itu SQL? SQL atau Structured Query Language merupakan bahasa yang sifatnya standar dan digunakan untuk berinteraksi dengan database. Database seringkali juga dikenal sebagai basis data dalam Bahasa Indonesia. Bilamana ada pertanyaan ataupun masukan terkait materi yang kami sampaikan, silakan untuk mengajukannya melalui kolom komentar video. Kami akan selalu berusaha untuk merespon setiap pertanyaan dan masukan yang diajukan. Link terkait: - MariaDB: https://mariadb.org/ - MySQL: https://www.mysql.com/ - XAMPP: https://www.apachefriends.org/index.html - Beekeeper Studio: https://www.beekeeperstudio.io/ Keywords: - Belajar MySQL - Belajar MariaDB - Belajar SQL - Belajar Database - Belajar Basis Data - Pengurutan Data dengan ORDER BY

    1. 4 Sep 2020
    2. Indonesia Belajar