• Orang Orang Menjengkelkan GKJW Feeds

    Orang-Orang Menjengkelkan

    Lucy Worsley adalah seorang sejarawan dan pembawa acara TV di Inggris. Seperti kebanyakan tokoh masyarakat, adakalanya Lucy menerima surat bernada kasarAisalah satunya mempersoalkan gangguan bicara ringan yang diderita Lucy, yang membuatnya sulit mengucapkan huruf AurAy. Seseorang pernah mengirimkan pesan berikut, AuLucy, terus terang saja, tolong perbaiki cara bicaramu yang asal-asalan, atau hilangkan saja semua huruf AurAy dalam teks yang perlu kaubacaAisaking kesalnya, aku tidak tahan menonton siaranmu. Salam, Darren.Ay Bagi sebagian orang, komentar yang tidak sopan seperti ini bisa memancing balasan yang sama pedasnya. Namun, Lucy membalasnya demikian: AuDarren, saya rasa Anda memanfaatkan dunia maya yang anonim untuk leluasa mengucapkan hal-hal yang tidak mungkin Anda katakan secara langsung di hadapan saya. Silakan renungkan kembali perkataan Anda yang tidak sopan itu! Lucy.Ay Jawaban Lucy yang tenang itu membuahkan hasil. Darren meminta maaf dan berjanji tidak akan mengirim pesan seperti itu lagi kepada siapa pun. AuJawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, Ay kata Amsal, Autetapi perkataan yang pedas membangkitkan marahAy ( 15:1) . Seorang pemarah suka memicu pertengkaran, tetapi orang sabar memadamkan perselisihan ( ay.18) . Ketika kita dikritik oleh rekan sekerja, dikomentari sinis oleh kerabat, atau mendapat tanggapan pedas oleh orang asing, kita punya pilihan: mengeluarkan kata-kata penuh amarah yang bisa menyulut api pertikaian atau mengucapkan perkataan lemah lembut yang dapat memadamkannya. Kiranya Allah menolong kita mengucapkan kata-kata yang meredakan kemarahanAibahkan mungkin menolong orang-orang menjengkelkan itu untuk berubah.

    1. 21 Apr 2021
  • Janji Yesus bagi Anda Feeds GKJW
    Janji Yesus bagi Anda

    Jason menangis keras-keras ketika orangtuanya menyerahkannya kepada Amy, pengasuh tempat penitipan anak di gereja. Ini pertama kalinya bocah dua tahun itu dititipkan ke tempat penitipan anak, sementara ayah dan ibunya menghadiri kebaktianAidan ia sama sekali tidak senang. Amy meyakinkan kedua orangtuanya bahwa Jason akan baik-baik saja. Ia berusaha menenangkan Jason dengan mainan dan buku, mengayunkannya di kursi goyang, berkeliling ruangan, berdiri di satu tempat, dan berbicara tentang hal-hal menyenangkan yang bisa mereka lakukan. Namun, Jason justru menangis semakin keras. Kemudian Amy membisikkan sebaris kalimat sederhana di telinga Jason: AuAku akan selalu menemanimu.Ay Seketika itu juga Jason merasa tenang. Yesus memberikan kata-kata penghiburan yang sama kepada sahabat-sahabat-Nya sebelum peristiwa penyaliban-Nya: AuBapa... akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh KebenaranAy ( Yoh. 14:16-17) . Setelah kebangkitan-Nya, Dia menegaskan janji itu kepada mereka: AuKetahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zamanAy ( Mat. 28:20) . Tuhan Yesus lalu naik ke surga, tetapi Dia mengutus Roh-Nya untuk tinggal dan hidup dalam diri mereka yang percaya kepada-Nya. Kita dapat mengalami damai sejahtera dan penghiburan dari Roh Kudus di saat air mata kita mengalir. Kita dituntun oleh-Nya ketika kita kehilangan akal dan tidak tahu apa yang harus dilakukan ( Yoh. 14:26) . Roh Kudus juga membuka mata kita untuk lebih mengenal dan memahami Allah ( Ef. 1:17-20) . Dia menolong kita dalam kelemahan kita dan berdoa untuk kita ( Rm. 8:26-27) . Dia menemani kita sampai selama-lamanya.

    1. 20 Apr 2021
  • Dikarantina oleh Ketakutan GKJW Feeds
    Dikarantina oleh Ketakutan

    GKJW Feeds - Pada tahun 2020, wabah virus corona membuat seluruh dunia ketakutan. Orang-orang dikarantina, banyak negara menutup perbatasan, semua penerbangan dan kegiatan besar dibatalkan. Mereka yang tinggal di daerah-daerah tanpa kasus juga merasa takut kalau-kalau virus itu juga akan menjangkiti mereka. Graham Davey, seorang ahli dalam hal kecemasan, yakin bahwa berita-berita negatif yang disiarkan Audapat menyebabkan orang yang mendengarnya semakin sedih dan gelisahAy. Sebuah meme yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang laki-laki sedang menonton siaran berita di televisi, dan menanyakan caranya supaya tidak lagi khawatir. Seseorang yang berada di ruangan yang sama menanggapi pertanyaan itu dengan mematikan pesawat televisinya, seakan menyatakan bahwa kekhawatiran bisa sirna seandainya saja kita mau mengalihkan perhatian! Lukas pasal 12 memberikan sejumlah nasihat yang menolong kita untuk tidak lagi khawatir: AuCarilah Kerajaan-NyaAy ( ay.31) . Kita mencari Kerajaan Allah ketika kita berfokus kepada janji bahwa pengikut-pengikut-Nya memiliki harta yang abadi di surga. Ketika menghadapi kesulitan, kita dapat mengalihkan perhatian kita dan mengingat bahwa Allah memperhatikan kita dan mengerti apa yang kita butuhkan ( ay.24-30) . Yesus menguatkan murid-murid-Nya: AuJanganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan ituAy ( ay.32) . Allah senang memberkati kita! Sembahlah Dia, dengan mengetahui bahwa Dia mempedulikan kita lebih daripada burung-burung di udara dan bunga-bunga di padang ( ay.22-29) . Dalam masa-masa sulit sekalipun, kita dapat membaca Kitab Suci, berdoa memohon damai sejahtera dari Allah, dan mempercayai Allah kita yang baik dan setia.

    1. 19 Apr 2021
  • Kepedihan Duka dan Kelembutan Kasih
    Kepedihan Duka dan Kelembutan Kasih

    Feeds GKJW - Ketika James Barrie berusia enam tahun, kakak sulungnya David meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan. Peristiwa itu terjadi sehari sebelum ulang tahun David yang keempat belas. Selama bertahun-tahun, James berusaha menghibur hati Margaret, ibunya yang sangat berduka. Adakalanya sang ibu menghibur dirinya sendiri dengan mengingat bahwa anak sulungnya itu tidak perlu mengalami berbagai kesulitan hidup pada masa dewasanya. Beberapa dekade kemudian, oleh imajinasi James yang sangat kreatif, pemikiran tersebut berkembang menjadi inspirasi untuk menciptakan seorang karakter populer yang tidak pernah menua dalam dongeng anak-anak: Peter Pan. Seperti bunga yang tumbuh dengan susah payah di sela-sela aspal, kebaikan dapat muncul bahkan dari pengalaman duka yang pedih dan tak terbayangkan. Betapa menghiburnya saat mengetahui bahwa Allah, dengan kreativitas yang tak terbatas, sanggup mendatangkan kebaikan dari keadaan kita yang paling sulit sekalipun. Ilustrasi indah dari karya Allah tersebut dapat kita lihat dalam kisah Rut di Perjanjian Lama. Karena kedua anak laki-lakinya meninggal dunia, Naomi pun kehilangan nafkah. Rut, menantu perempuannya yang kini menjanda, memilih tetap ikut dengan Naomi untuk mencari nafkah dan melayani Allahnya ( Rut 1:16) . Pada akhirnya, pemeliharaan Allah mendatangkan kebahagiaan yang tidak terduga bagi mereka. Rut menikah kembali dan memperoleh seorang anak, Aulalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah DaudAy ( 4:17) . Nama Obed kemudian juga masuk dalam silsilah Yesus Kristus ( Mat. 1:5) . Belas kasihan Allah yang lembut sanggup berkarya lebih jauh daripada kesanggupan kita untuk memahaminya. Mungkin kita akan mengalami belas kasihan itu pada saat-saat yang tidak terduga. Teruslah berharap! Mungkin Anda akan mengalaminya hari ini.

    1. 18 Apr 2021
  • Jendela
    Jendela

    Di dekat kaki pegunungan Himalaya, seorang pengunjung memperhatikan adanya sederet rumah tanpa jendela. Pemandunya menjelaskan bahwa beberapa warga desa takut roh jahat akan menyusup masuk ke dalam rumah saat mereka tidur, maka mereka membangun dinding tebal yang tak dapat ditembus. Namun, rumah mereka yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus bisa terlihat dari jendela yang mereka pasang untuk membiarkan cahaya matahari masuk. Dinamika yang sama bisa jadi kita alami juga, meski kita tidak menyadarinya. Kita hidup dalam masa-masa yang penuh perpecahan dan ketakutan. Iblis dan setan-setan yang mengikutinya berusaha menghasut dan menimbulkan perpecahan pahit yang memisahkan keluarga dan sahabat. Saya sering merasa seperti bersembunyi di balik dinding tebal. Namun, Tuhan Yesus ingin saya membobol tembok itu dan membuat jendela. Bangsa Israel mencari perlindungan di balik tembok tinggi, tetapi Allah menyatakan bahwa mereka aman jika tetap bersama-Nya. Dia memerintah dari surga, dan firman-Nya berkuasa mengatasi segala sesuatu ( Yes. 55:10-11) . Jika Israel kembali kepada Allah, Dia akan AumengasihaninyaAy ( ay.7) dan mengembalikan mereka sebagai umat pilihan-Nya untuk memberkati dunia ( Kej. 12:1-3) . Dia akan mengangkat mereka, dan kemudian memimpin mereka dalam pawai kemenangan. Perayaan mereka akan menjadi Aukemasyhuran bagi Tuhan, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyapAy ( Yes. 55:13) . Terkadang dinding memang diperlukan, tetapi dinding berjendela adalah yang terbaik. Jendela menunjukkan kepada dunia bahwa kita mempercayakan masa depan kita kepada Allah. Ketakutan kita nyata, tetapi Allah kita jauh lebih besar. Melalui jendela itu kita melihat YesusAiAuterang duniaAy ( Yoh. 8:12) Aidan memperhatikan jiwa-jiwa yang membutuhkan-Nya.

    1. 17 Apr 2021
  • Memberikan Pengampunan
    Memberikan Pengampunan

    GKJW Feeds - Ketika mengenang pengalamannya mengampuni Manasseh, pria yang membunuh suami dan sejumlah anaknya dalam peristiwa genosida di Rwanda, Beata berkata, AuPengampunanku didasari pada apa yang telah Yesus lakukan. Dialah yang menanggung hukuman untuk setiap perbuatan jahat yang diperbuat manusia sepanjang zaman. Salib-Nya adalah satu-satunya tempat kita memperoleh kemenangan! Ay Bukan cuma sekali Manasseh mengirimkan surat kepada Beata dari penjara untuk memohon pengampunan-nyaAidan pengampunan AllahAisambil menceritakan mimpi buruk yang sering menghantuinya. Awalnya, Beata tidak mau memberikan pengampunan, karena ia membenci pria yang telah menghabisi keluarganya itu. Namun kemudian, AuYesus mengusik pikirannyaAy dan dengan pertolongan Allah, sekitar dua tahun kemudian, Beata pun mengampuni Manasseh. Tindakan Beata tersebut mengikuti perintah Yesus kepada murid-murid-Nya tentang hal mengampuni mereka yang telah menyesal. Dia berkata, AuBahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni diaAy ( Luk. 17:4) . Akan tetapi, pengampunan bisa jadi sangat sulit untuk diberikan, seperti yang kita lihat dari reaksi para murid: AuTambahkanlah iman kami! Ay ( ay.5) . Iman Beata pun bertambah teguh lewat pergumulannya mendoakan ketidak-mampuannya untuk memberikan pengampunan. Seperti halnya Beata, jika kita sulit melakukannya, kita dapat meminta kepada Allah untuk menolong kita mengampuni dengan kuasa Roh Kudus. Seiring dengan bertambahnya iman kita, Dia pun memampukan kita untuk memberikan pengampunan.

    1. 16 Apr 2021
  • Berbagi Beban
    Berbagi Beban

    Karen, seorang guru SMP, menciptakan suatu aktivitas yang mengajarkan murid-muridnya untuk lebih memahami satu sama lain. Dalam kegiatan AuBerbagi BebanAy, para murid menuliskan beban emosional mereka masing-masing. Kemudian tulisan-tulisan tanpa nama itu dibagikan di antara mereka, sehingga para murid dapat mengetahui pergumulan yang dialami oleh teman-teman mereka sendiri. Tidak jarang ada murid yang meneteskan air mata membaca tulisan teman-temannya. Sejak saat itu, para remaja dalam kelas tersebut memiliki penghargaan dan empati yang lebih besar terhadap satu sama lain. Di sepanjang Alkitab, Allah mendorong umat-Nya untuk memperlakukan satu sama lain dengan hormat dan menunjukkan empati dalam interaksi mereka dengan orang lain ( Rm. 12:15) . Sejak awal sejarah Israel, seperti tertulis dalam kitab Imamat, Allah memerintahkan orang Israel untuk berempati kepada orang lain, terutama orang asing. Dia berkata, AuKasihilah [mereka] seperti dirimu sendiriAy karena dahulu orang Israel juga pernah mengalami kesulitan sebagai orang asing di tanah Mesir ( Im. 19:34) . Terkadang beban yang orang lain tanggung membuat mereka merasa seperti orang asingAisendirian dan tidak dimengertiAibahkan di antara orang-orang sebayanya. Berbeda dari pengalaman orang Israel dengan orang asing di tengah mereka, mungkin kita belum pernah mengalami kesulitan yang orang lain alami. Meski demikian, kita dapat memperlakukan siapa pun yang dihadirkan Allah dalam hidup kita dengan penuh hormat dan pengertian, seperti yang kita sendiri inginkan. Kita menghormati Allah ketika kita melakukannya.

    1. 15 Apr 2021
  • Hidup Berbeda
    Hidup Berbeda

    Ketika harus bepergian jauh dengan pesawat dan melintasi beberapa zona waktu, saya mencoba bermacam-macam cara untuk menghindari jet lag ( gangguan tidur karena perbedaan zona waktu) . Rasa-rasanya saya sudah mencoba semua cara! Suatu kali, saya memutuskan untuk mencocokkan jadwal makan saya di atas pesawat dengan zona waktu daerah tujuan saya. Jadi, saya tidak ikut makan malam seperti penumpang lainnya dan memilih untuk menonton film dan berusaha tidur. Penundaan itu tidak mudah untuk dilalui, dan sarapan yang disajikan kepada saya sebelum mendarat membuat saya kurang berselera. Akan tetapi, usaha saya melakukan sesuatu yang berbeda dari orang-orang di sekeliling saya ternyata berhasil. Jam biologis saya dipaksa untuk mengikuti zona waktu yang baru. Paulus tahu apabila para pengikut Yesus ingin benar-benar mencerminkan Dia dalam hidup mereka, mereka harus hidup berbeda dari dunia di sekeliling mereka. Dahulu mereka Auadalah kegelapanAy, tetapi sekarang mereka harus hidup sebagai Auanak-anak terangAy ( Ef. 5:8) . Seperti apakah itu? Paulus melanjutkan dengan memberikan gambarannya: AuTerang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaranAy ( ay.9) . Tidur saat jam makan malam mungkin terlihat bodoh bagi orang-orang yang sepesawat dengan saya. Namun, sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup berbeda dari apa yang dijalani oleh orang-orang di dunia. Bisa jadi sikap itu akan menimbulkan pertentangan dan cemoohan. Namun, dalam Yesus, kita dapat Au[hidup] di dalam kasih, Ay dengan mengikuti teladan Dia yang Aumengasihi [kita] dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi AllahAy ( ay.2) .

    1. 14 Apr 2021
  • Menghayati Iman
    Menghayati Iman

    Sambil bergandengan tangan, saya dan cucu laki-laki saya bergegas melintasi lapangan parkir untuk mencari baju baru yang akan dipakainya pada hari pertama masuk sekolah. Ia sangat bersemangat karena sebentar lagi akan masuk taman kanak-kanak, dan saya pun ingin membuatnya lebih gembira lagi. Saya baru saja melihat sebuah cangkir kopi bertuliskan, AuNenek adalah ibu yang lebih seru.Ay Keseruan berarti keceriaan, kegembiraan, sukacita! Memang itu tanggung jawab saya sebagai seorang nenek, bukan? Itu semua... dan masih banyak lagi. Dalam suratnya yang kedua kepada Timotius, Rasul Paulus mengingat iman anak rohaninya yang tulus dan sungguh-sungguhAidan mensyukuri iman Timotius itu sebagai warisan dari Lois, neneknya, dan Eunike, ibunya ( 2Tim. 1:5) . Karena kedua perempuan itu sangat menghayati iman mereka, Timotius pun mau percaya kepada Tuhan Yesus. Lois dan Eunike pasti mengasihi Timotius dan menyediakan segala kebutuhannya. Namun, mereka berbuat lebih dari itu. Paulus menyebut iman yang hidup dalam diri mereka sebagai sumber iman yang kemudian hidup dalam diri Timotius. Sebagai seorang nenek, tugas saya termasuk hal-hal seru seperti menemani cucu saya mencari baju sekolah. Namun, lebih dari itu, saya juga dipanggil untuk membagikan iman saya lewat momen-momen bersamanyaAimengajaknya berdoa sebelum makan ayam goreng; menunjukkan kepadanya keindahan awan di langit sebagai karya seni Allah; ikut dengannya menyanyikan lagu pujian tentang Yesus yang diputar di radio. Mari ikuti teladan para ibu dan nenek, seperti Eunike dan Lois, dengan menghayati iman kita dalam hidup ini supaya orang lain juga menginginkan apa yang kita miliki.

    1. 13 Apr 2021
  • Melayani yang Paling Hina
    Melayani yang Paling Hina

    Namanya Spencer. Namun, semua orang memanggilnya AuSpence.Ay Ia juara lomba lari tingkat SMA di negara bagiannya, lalu diterima masuk universitas bergengsi dengan beasiswa penuh. Spencer kini tinggal di salah satu kota terbesar di Amerika Serikat dan menjadi ahli teknik kimia yang sangat disegani. Akan tetapi, jika ditanya tentang prestasi tertingginya, Spencer tidak akan menyebutkan hal-hal tadi. Dengan penuh semangat ia akan bercerita tentang perjalanan yang ditempuhnya beberapa bulan sekali ke Nikaragua untuk menengok kondisi anak-anak dan guru-guru dalam program pendidikan yang ia bantu dirikan di salah satu daerah termiskin di negara itu. Ia juga akan bercerita bagaimana hidupnya telah diperkaya dengan melayani mereka. AuYang paling hina ini.Ay Itulah frasa yang sering disebutkan orang dalam berbagai pengertian, tetapi Yesus menggunakannya untuk menggambarkan mereka yang, menurut standar dunia, hanya punya sedikit atau bahkan tidak punya apa-apa untuk membalas pelayanan kita. Mereka adalah laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang kerap diabaikan, bahkan dilupakan oleh dunia. Namun, justru merekalah yang ditinggikan Yesus kepada kedudukan yang begitu indah dengan mengatakan, AuSesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan [untuk mereka], kamu telah melakukannya untuk AkuAy ( Mat. 25:40) . Tidak perlu gelar dari universitas ternama untuk memahami maksud Kristus: melayani Auyang paling hinaAy adalah sama dengan melayani Dia. Yang dibutuhkan hanyalah kerelaan hati.

    1. 12 Apr 2021
  • Rencana yang Tidak Sempurna
    Rencana yang Tidak Sempurna

    Saya sedang asyik melihat-lihat buku di sebuah perpustakaan yang terletak di lantai dasar sebuah pusat kegiatan masyarakat yang baru dibuka ketika tiba-tiba terdengar suara berdebam keras. Beberapa menit kemudian, suara itu terdengar lagi hingga berkali-kali. Seorang pegawai perpustakaan dengan wajah kesal menjelaskan bahwa tepat di atas perpustakaan tersebut terdapat arena angkat besi, dan suara berdebam itu terdengar setiap kali seseorang menaruh barbel. Para arsitek dan desainer telah merancang dengan saksama berbagai aspek dari fasilitas mutakhir ini, tetapi tampaknya mereka lupa menaruh perpustakaan di lokasi yang jauh dari area yang sarat aktivitas. Demikian pula dalam hidup iniAisering kali rencana-rencana kita tidak berjalan sempurna. Kita melewatkan berbagai pertimbangan penting. Kita tidak selalu memperhitungkan hal-hal yang tidak terduga. Perencanaan mungkin membantu kita terhindar dari masalah keuangan, krisis, dan penyakit, tetapi strategi yang paling lengkap sekalipun tidak dapat melenyapkan semua persoalan dari hidup kita. Sungguh, kita hidup dalam dunia yang telah jatuh dalam dosa. Dengan pertolongan Allah, kita dapat menemukan keseimbangan antara menyiapkan masa depan dengan bijaksana ( Ams. 6:6-8) dan menanggapi berbagai kesulitan yang dialami. Sering kali Allah memiliki maksud untuk setiap persoalan yang Dia izinkan terjadi dalam hidup kita. Dia mungkin menggunakan kesulitan yang ada untuk membangun kesabaran kita, meningkatkan iman kita, atau sekadar membawa kita lebih dekat kepada-Nya. Alkitab mengingatkan kita, AuBanyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksanaAy ( 19:21) . Ketika kita menyerahkan seluruh cita-cita dan harapan akan masa depan kita kepada Tuhan Yesus, Dia akan menunjukkan kepada kita apa yang ingin Dia capai di dalam dan melalui diri kita.

    1. 11 Apr 2021
  • Menemukan Sukacita dalam Pujian
    Menemukan Sukacita dalam Pujian

    Ketika C. S. Lewis, penulis terkenal asal Inggris, baru menyerahkan hidupnya kepada Tuhan Yesus, ia pernah merasa enggan memuji Allah. Ia bahkan menyebut hal itu sebagai Aubatu sandungan.Ay Ia sulit memahami mengapa AuAllah terkesan menuntut untuk dipuji.Ay Namun, Lewis akhirnya menyadari bahwa Aupada saat Dia disembah, Allah menyatakan kehadiran-NyaAy kepada umat-Nya. Kemudian kita, Audalam kasih yang sempurna bersama AllahAy menemukan di dalam Dia suatu sukacita yang tidak terpisahkan Aubagaikan cahaya yang menyinari cermin dan kemudian dipantulkan kembali.Ay Nabi Habakuk juga tiba kepada kesimpulan yang sama berabad-abad lalu. Setelah berkeluh kesah kepada Allah tentang hal-hal buruk yang menimpa bangsa Yehuda, Habakuk akhirnya menyadari bahwa memuji Allah akan membawa kepada sukacitaAibukan karena apa yang Allah lakukan, tetapi karena diri Allah sendiri. Oleh karena itu, meskipun bangsa-bangsa dan dunia menghadapi krisis, Allah tetap Allah yang besar. Habakuk berkata, AuSekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan akuAy ( Hab. 3:17-18) . C. S. Lewis menyadari, AuSeluruh dunia memuji Allah dengan sorak-sorai.Ay Demikian pula Habakuk, yang akhirnya berserah dalam pujian kepada Allah, menemukan sukacita yang berlimpah di dalam Dia yang berkuasa dari dahulu, sekarang, bahkan sampai selama-lamanya ( ay.6) .

    1. 10 Apr 2021
  • Perlindungan bagi yang Tertolak
    Perlindungan bagi yang Tertolak

    George Whitefield ( 1714Ae1770) adalah salah seorang pengkhotbah paling berbakat dan berhasil sepanjang sejarah, dan ia telah membawa ribuan orang untuk percaya kepada Tuhan Yesus. Meski demikian, hidupnya tidak lepas dari kontroversi. Pilihannya untuk berkhotbah di tempat terbuka ( agar bisa dihadiri sejumlah besar orang) terkadang dikritik oleh pihak-pihak yang mempertanyakan motivasinya dan merasa bahwa Whitefield seharusnya berkhotbah di dalam gedung gereja saja. Perkataan Whitefield tentang tulisan pada batu nisannya kelak menjadi tanggapannya terhadap kritikan yang diterimanya: AuDengan sabar saya akan menunggu hingga Hari Penghakiman untuk membersihkan nama baik saya; dan setelah mati, saya tidak menghendaki tulisan pada batu nisanku kecuali ini, AoDi tempat ini terbaring George WhitefieldAiseperti apa sesungguhnya dirinya kelak akan diketahui pada hari yang agung itu.AoAy Di Perjanjian Lama, ketika Daud menerima kritikan tajam dari orang lain, ia juga mempercayakan dirinya kepada Allah. Ketika Daud dituduh Raja Saul sebagai orang yang memimpin pemberontakan sehingga terpaksa bersembunyi dari kejaran tentara Saul dan tinggal di dalam gua, ia menggambarkan kondisinya seperti Auterbaring di tengah-tengah singa... yang giginya laksana tombak dan panah, dan lidahnya laksana pedang tajamAy ( Mzm. 57:5) . Namun, sekalipun dalam situasi sulit seperti itu, Daud berpaling kepada Allah dan menemukan penghiburan di dalam Dia: AuSebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awanAy ( ay.11) . Ketika orang lain gagal memahami atau bahkan menolak kita, Allah saja tempat kita berlindung ( ay.2) . Pujilah Dia atas kasih-Nya yang besar dan tak berkesudahan!

    1. 9 Apr 2021
  • Kasih yang Mengekang
    Kasih yang Mengekang

    Sebagian besar pemuda Samoa diberi tato sebagai tanda tanggung jawab kepada masyarakat dan kepala suku mereka. Namun, ketika para pemain rugbi dari Samoa berkunjung ke Jepang, negara yang sebagian masyarakatnya melihat tato secara negatif, mereka menyadari bahwa simbol itu bisa menimbulkan masalah. Demi memelihara hubungan baik, para pemuda Samoa itu pun mengenakan kain panjang berwarna kulit pada lengan untuk menutupi tato mereka. AuKami menghormati dan menghargai budaya Jepang, Ay kata kapten tim Samoa. AuKami harap usaha kami dapat mereka terima.Ay Di era yang mengagungkan kebebasan berekspresi bagi individu, sungguh luar biasa melihat adanya pembatasan diriAisebuah konsep yang ditulis Paulus dalam kitab Roma. Ia mengatakan bahwa terkadang kasih menuntut kita menanggalkan hak kita demi orang lain. Alih-alih memaksakan kebebasan kita, adakalanya kasih mengharuskan kita mengekang diri. Paulus menjelaskan bagaimana sebagian anggota jemaat meyakini bahwa mereka bebas Aumakan segala jenis makananAy, tetapi yang lain Aumakan sayur-sayuran sajaAy ( Rm. 14:2) . Kelihatannya ini soal kecil, tetapi di abad pertama, kepatuhan kepada hukum Taurat tentang makanan menjadikan masalah ini kontroversial. Paulus memerintahkan setiap orang untuk tidak Ausaling menghakimi lagiAy ( ay.13) , lalu mengakhiri dengan menasihati mereka yang tidak berpantang makan: AuLebih baik tidak usah makan daging atau minum anggur atau melakukan apa saja kalau hal itu menyebabkan seorang saudara seiman menjadi berdosaAy ( ay.21 BIS) . Adakalanya mengasihi sesama berarti mengekang kebebasan kita sendiri. Kita tidak harus selalu melakukan segala sesuatu yang bisa dengan bebas kita lakukan. Terkadang kasih justru membuat kita membatasi diri.

    1. 8 Apr 2021
  • Kapan Pun Di Mana Pun
    Kapan Pun, Di Mana Pun

    Pada tanggal 28 Januari 1986, pesawat ulang alik Challenger milik Amerika Serikat meledak tujuh puluh tiga detik setelah lepas landas. Dalam pidato untuk menguatkan bangsanya yang berduka karena tragedi itu, Presiden Reagan mengutip puisi AuHigh FlightAy karya John Gilespie Magee, seorang pilot pada masa Perang Dunia II. Dalam puisi itu, ia menulis tentang pergi ke Auangkasa tinggi yang suci dan tak terlampauiAy dan merasa sedang mengulurkan tangan, hendak menyentuh Auwajah Tuhan.Ay Walaupun kita tidak dapat secara harfiah menyentuh wajah Tuhan, terkadang kita merasakan pengalaman luar biasa saat menyaksikan indahnya matahari terbenam atau keheningan di tengah alam yang memberikan perasaan bahwa Allah itu dekat. Beberapa orang menyatakan bahwa momen-momen istimewa seperti itu seakan mendekatkan surga dengan bumi. Tuhan terasa lebih dekat. Bangsa Israel mungkin merasakan kedekatan seperti itu ketika Allah hadir menyertai mereka di tengah padang gurun. Dia menyediakan tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari untuk memimpin mereka di sepanjang perjalanan melintasi padang gurun ( Kel. 40:34-38) . Saat mereka bernaung dalam kemah, Aukemuliaan Tuhan memenuhi Kemah SuciAy ( ay.35) . Sepanjang pengembaraan itu, mereka tahu Allah menyertai mereka. Saat kita menikmati keindahan ciptaan Allah, kita semakin menyadari bahwa Dia hadir di mana-mana. Ketika kita berbicara dengan-Nya dalam doa, mendengarkan firman-Nya, dan membaca Alkitab, kita dapat menikmati persekutuan dengan-Nya kapan pun, di mana pun.

    1. 7 Apr 2021
  • Persaudaraan dalam Kristus
    Persaudaraan dalam Kristus

    Studi Perkembangan Orang Dewasa yang dilakukan oleh Universitas Harvard merupakan penelitian yang sudah berjalan selama beberapa dekade. Hasil proyek tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya jalinan hubungan yang sehat antarmanusia. Riset dimulai dari 268 mahasiswa tingkat dua Universitas Harvard pada dekade 1930-an dan kemudian meluas hingga mencakup, antara lain, 456 warga kota Boston. Para peneliti mewawancarai para peserta dan meneliti catatan medis mereka setiap beberapa tahun sekali. Mereka menemukan bahwa ternyata hubungan yang erat dengan orang lain menjadi faktor terbesar yang menentukan kebahagiaan dan kesehatan. Ternyata, besar kemungkinan kita akan merasakan sukacita yang lebih mendalam apabila hidup kita dikelilingi oleh orang-orang yang tepat. Hasil tersebut tampaknya mencerminkan apa yang digambarkan oleh Rasul Paulus dalam Filipi 1. Sang rasul yang menulis dari dalam penjara itu ingin menyampaikan kepada sahabat-sahabatnya bahwa ia mengucap syukur kepada Allah setiap kali mengingat mereka, dan ia mendoakan mereka Audengan sukacitaAy ( ay.4) . Mereka bukan saja sahabat biasa, tetapi juga saudara-saudari di dalam Yesus yang Auturut mendapat bagian dalam kasih karuniaAy Allah, melayani bersamanya dalam pemberitaan Injil ( ay.7) . Mereka saling berbagi dan memberi diriAiciri dari persekutuan sejati yang dibentuk oleh kasih Allah dan berita Injil. Persahabatan memang penting, tetapi persaudaraan dalam Kristus menghasilkan sukacita yang sejati dan dalam. Kasih karunia Allah dapat menyatukan kita dalam ikatan yang sama sekali berbeda dengan ikatan-ikatan lain yang ada. Di dalam masa-masa kehidupan yang tergelap sekalipun, sukacita yang timbul dari ikatan persekutuan tersebut akan tetap bertahan.

    1. 6 Apr 2021
  • Teguh Ditopang oleh Kebenaran
    Teguh Ditopang oleh Kebenaran

    Keluarga saya tinggal dalam sebuah rumah unik yang berusia hampir satu abad, lengkap dengan dinding plester bertekstur indah. Seorang kontraktor mewanti-wanti saya bahwa dengan dinding seperti itu, untuk menggantung lukisan, saya harus memakukannya pada pasak kayu atau menggunakan jangkar sekrup sebagai penyangga. Jika tidak, ada kemungkinan lukisannya akan jatuh dan meninggalkan lubang menganga pada dinding. Nabi Yesaya menggunakan kiasan gantungan yang dipasang kuat-kuat pada tembok untuk menggambarkan seorang tokoh Alkitab yang jarang disebut bernama Elyakim. Tidak seperti Sebna, pengurus istana ( Yes. 22:15-19) , maupun bangsa IsraelAiyang mengandalkan kekuatan mereka sendiri ( ay.8-11) AiElyakim mempercayai Allah. Saat menubuatkan kenaikan jabatan Elyakim menjadi pengurus istana Raja Hizkia, Yesaya menulis bahwa Elyakim akan diberi kedudukan yang teguh Auseperti gantungan yang dipasang kuat-kuat pada tembok yang kokohAy ( ay.23) . Karena teguh ditopang oleh kebenaran dan kasih karunia Allah, Elyakim juga dapat menopang seluruh kaum keluarganya ( ay.22-24) . Meski demikian, Yesaya menutup nubuat itu dengan peringatan yang menyadarkan kita bahwa tidak ada seorang pun yang bisa sepenuhnya menjadi pegangan bagi kawan atau keluarga kita, karena semuanya akan gagal ( ay.25) . Satu-satunya jangkar yang kuat dan dapat sepenuhnya diandalkan dalam hidup kita adalah Yesus ( Mzm. 62:6-7; Mat. 7:24) . Ketika kita melayani orang lain dan ikut menanggung beban mereka, kiranya kita juga mengarahkan mereka kepada Tuhan, jangkar sejati yang tidak akan pernah gagal.

    1. 5 Apr 2021
  • Di Taman Sepi
    Di Taman Sepi

    Mendiang ayah saya senang menyanyikan lagu-lagu himne dari masa silam. Salah satu himne favoritnya adalah AuWaktu Fajar di Taman SepiAy ( judul dalam Pelengkap Kidung Jemaat No. 246) . Beberapa tahun lalu, kami menyanyikannya dalam kebaktian pemakaman beliau. Refrainnya sederhana tetapi begitu indah: AuDan suara Yesus memanggilku, bergembiralah hatiku! Sungguh indah persekutuanku bersama dengan Yesus.Ay Pujian itu memberikan sukacita bagi ayah saya, dan juga bagi saya. Pengarang C. Austin Miles mengatakan bahwa lagu itu ditulisnya pada musim semi tahun 1912 setelah ia membaca Injil Yohanes pasal 20. AuKetika saya membacanya hari itu, saya merasa menjadi bagian dari peristiwa tersebut. Saya menjadi saksi bisu momen dramatis dalam kehidupan Maria ketika ia berlutut di hadapan Tuhannya dan berkata, AoRabuni [Guru]! AoAy Dalam Yohanes pasal 20, Maria Magdalena menangis di dekat kubur Yesus yang telah kosong. Di sana ia bertemu seorang laki-laki yang bertanya kepadanya mengapa ia menangis. Sempat mengira laki-laki itu tukang kebun, Maria lalu menyadari bahwa ia sedang berbicara dengan Juruselamat yang telah bangkitAiYesus! Kesedihannya pun berubah menjadi sukacita, dan ia berlari untuk memberitakan kepada para murid, AuAku telah melihat Tuhan! Ay ( ay.18) . Kita juga mempunyai kepastian bahwa Tuhan Yesus telah bangkit! Dia sekarang berada di surga bersama Allah Bapa, tetapi Dia tidak meninggalkan kita sendirian. Siapa saja yang percaya kepada Kristus memiliki Roh-Nya berdiam dalam diri mereka, dan oleh-Nya kita mempunyai kepastian dan sukacita karena tahu Dia selalu menyertai kita dalam Aupersekutuan bersamaAy-Nya.

    1. 4 Apr 2021
  • Mengarungi Ombak
    Mengarungi Ombak

    Saat suami saya berjalan menyusuri pantai sambil mengambil foto-foto cakrawala di Hawaii, saya duduk di sebuah batu besar, resah memikirkan kondisi kesehatan saya yang kembali memburuk. Meski masalah tetap akan ada ketika saya pulang ke rumah nanti, saat itu saya benar-benar membutuhkan ketenangan. Saya menatap ombak demi ombak menerjang batu-batu karang berwarna hitam, dan perhatian saya tertuju kepada bayangan gelap di atas ombak itu. Dengan memakai fitur zoom pada kamera, dari bentuknya saya mengenali bayangan itu sebagai seekor penyu yang mengarungi ombak dengan santai. Kedua kaki depannya terbentang lebar, tenang tak bergerak. Saya tersenyum sembari membiarkan wajah saya tertiup angin sepoi-sepoi dari laut. AuLangit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TuhanAy ( Mzm. 89:6) . Allah kita yang tak tertandingi itu Aumemerintah kecongkakan laut, pada waktu naik gelombang-gelombangnya, [Dia] juga yang meredakannyaAy ( ay.10) . Dialah yang memiliki Aubumi, dunia serta isinyaAy ( ay.12) . Dialah yang menciptakan segalanya, mempunyai segalanya, mengatur segalanya, dan menggunakan segalanya untuk kemuliaan-Nya dan untuk kita nikmati. Dengan berdiri di atas fondasi iman kitaAikasih Bapa yang tidak pernah berubahAikita dapat Auhidup dalam cahaya wajah-[Nya]Ay ( ay.16) . Allah tetap berkuasa penuh dan berbelas kasihan atas kita, sehingga kita dapat Aubersorak-sorak sepanjang hariAy karena nama-Nya ( ay.17) . Sebesar apa pun rintangan yang kita hadapi atau kemunduran yang harus kita alami, Allah tetap menjaga kita di tengah pasang surut ombak kehidupan.

    1. 3 Apr 2021
  • Harga yang Harus Dibayar
    Harga yang Harus Dibayar

    Karya-karya seni Michelangelo mengeksplorasi banyak segi kehidupan Yesus, tetapi salah satu karyanya yang paling mengharukan datang dari salah satu yang paling sederhana. Pada dekade 1540-an, Michelangelo membuat sketsa AupietaAy ( gambar ibu Yesus memangku tubuh Kristus yang sudah mati) untuk sahabatnya, Vittoria Colonna. Gambar yang dibuat dengan kapur itu melukiskan Maria yang menengadah ke langit sambil memangku tubuh Sang Putra yang sudah kaku. Menjulang di belakang Maria adalah sebuah salib yang pada palangnya tercantum kata-kata dari sajak berjudul Paradise ( Firdaus) karya Dante, AuTidak terpikirkan oleh mereka harga darah yang tertumpah.Ay Maksud Michelangelo sangat tegas: ketika kita merenungkan kematian Kristus, kita juga harus memikirkan besarnya harga yang telah Dia bayar. Harga yang dibayar oleh Kristus tercakup dalam ucapan-Nya sesaat sebelum Dia mati, AuSudah selesaiAy ( Yoh. 19:30) . Istilah Ausudah selesaiAy ( tetelestai) bisa berarti suatu utang sudah dibayar lunas, suatu tugas sudah tuntas dikerjakan, sebuah korban telah dipersembahkan, atau sebuah mahakarya sudah rampung. Setiap pengertian tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan karya Tuhan Yesus bagi kita di kayu salib! Mungkin karena itulah Rasul Paulus menulis: AuAku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi duniaAy ( Gal. 6:14) . Kerelaan Yesus Kristus untuk mati menggantikan kita menjadi bukti abadi betapa besarnya kasih Allah kepada kita. Ketika kita merenungkan besarnya harga yang telah Dia bayar, kiranya kita juga memuji cinta kasih-NyaAidan bersyukur untuk pengorbanan-Nya di kayu salib.

    1. 2 Apr 2021
  • Ringan Tangan
    Ringan Tangan

    Seseorang menelepon ke sebuah stasiun radio Kristen bercerita tentang istrinya yang baru pulang ke rumah setelah menjalani operasi di rumah sakit. Kemudian ia mengungkapkan sesuatu yang sangat menyentuh hati saya: AuSetiap orang dalam gereja kami begitu ringan tangan dalam memenuhi kebutuhan kami selama masa-masa tersebut.Ay Mendengar pernyataan sederhana tersebut, saya diingatkan pada nilai penting dari kemurahan hati dan kepedulian di antara orang Kristen. Saya berpikir bahwa perbuatan kasih dan dukungan kepada saudara-saudari seiman merupakan salah satu cara terbaik untuk mendemonstrasikan kuasa Injil yang sanggup mengubah hidup manusia. Dalam kitab 1 Petrus, sang rasul menulis surat yang ditujukan kepada jemaat-jemaat abad pertama di suatu wilayah yang sekarang dikenal sebagai negara Turki. Dalam suratnya, Petrus mendorong para pembacanya untuk melakukan sesuatu yang juga ditulis oleh rekannya, Paulus, di Roma 12:13: AuMemberikan tumpangan.Ay Setelah berkata, AuKasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, ... berilah tumpangan, Ay Petrus juga menasihati mereka untuk menggunakan karunia-karunia yang telah diberikan Allah kepada mereka untuk Au[melayani] seorang akan yang lainAy ( 1Ptr. 4:8-10) . Itu semua adalah petunjuk yang jelas bagaimana seharusnya setiap orang percaya memperlakukan saudara-saudari seiman mereka. Di dalam hidup ini, kita tentu mengetahui seseorang seperti istri penelepon tadi, yaitu mereka yang membutuhkan kehadiran orang lain yang akan menunjukkan kepedulian dan kasih Kristus. Dengan kekuatan dari Allah, kiranya kita menjadi orang-orang yang dikenal Auringan tangan.Ay

    1. 1 Apr 2021
  • Memilah dengan Bijak
    Memilah dengan Bijak

    Suatu waktu, cucu-cucu saya berlarian mengelilingi halaman belakang rumah saya. Apakah mereka sedang bermain? Tidak, mereka sedang mencabuti rumput liar. AuAku mencabut rumput sampai ke akar-akarnya! Ay seru cucu saya yang paling kecil sambil menunjukkan seberkas besar rumput.AIa begitu gembira membantu saya menyiangi kebun hari itu dengan mencabuti rumput-rumput liar dan membuang setiap gulma yang mengganggu. Namun, sebelum bisa mencabutinya, kami harus memilah-milahnya dahulu. Menyiangi dengan sungguh-sungguh juga merupakan langkah pertama untuk membuang dosa dari diri kita. Karena itu Daud berdoa: AuSelidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku... lihatlah, apakah jalanku serongAy ( Mzm. 139:23-24) . Sungguh langkah yang bijaksana dalam memberantas dosa-dosa kita ketika kita meminta Allah menunjukkannya kepada kita. Dialah yang paling tahu tentang diri kita. AuTuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku, Ay tulis sang pemazmur. AuEngkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauhAy ( ay.1-2) . Daud menambahkan, AuTerlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainyaAy ( ay.6) . Karena itu, sebelum dosa berakar dalam hidup kita, Allah dapat memperingatkan kita tentang bahayanya. Dia tahu kondisi hati kita. Jadi, ketika ada perilaku berdosa yang mencoba menyusup dan berakar di dalam hati kita, Dialah yang pertama mengetahuinya dan dapat menunjukkannya kepada kita. AuKe mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Ay ( ay.7) . Kiranya kita dimampukan untuk terus setia mengikuti Juruselamat kita ke tempat yang lebih tinggi!

    1. 31 Mar 2021
  • Hidung yang Rusak
    Hidung yang Rusak

    AuMengapa hidung patung-patung itu rusak semua? Ay Itulah pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para pengunjung museum kepada Edward Bleiberg, kurator seni Mesir kuno di Museum Brooklyn. Menurut Bleiberg, tidak mungkin hidung patung-patung itu rusak karena sebab-sebab alamiah, seperti pengaruh cuaca dan lain sebagainya; bahkan sosok dewa dua dimensi yang dilukis pun hidungnya rusak. Ia menduga kerusakan tersebut terjadi karena disengaja. Para musuh bermaksud membunuh dewa-dewa Mesir dan sengaja mengincar hidung mereka. Tentara lawan yang menyerang Mesir melakukan perusakan pada hidung dewa-dewa tersebut supaya dewa-dewa itu tidak lagi bisa bernapas. Sungguh? Hanya dengan merusak hidung mereka, dewa-dewa itu akan kehilangan kekuatannya? Dengan ilah-ilah selemah itu, pantas saja Firaun berada dalam bahaya. Memang, ia memiliki banyak tentara dan dukungan seluruh rakyat. Orang Ibrani hanyalah sekelompok budak tak berdaya yang dipimpin oleh buronan penakut bernama Musa. Namun, Israel memiliki Allah yang hidup, sedangkan dewa-dewa Firaun itu palsu. Setelah Allah menimpakan sepuluh tulah kepada Mesir, kekuatan palsu dewa-dewa itu pun lenyap. Israel merayakan kemenangan mereka dengan mengadakan Hari Raya Roti Tidak Beragi, saat bagi mereka untuk makan roti tak beragi selama seminggu ( Kel. 12:17; 13:7-9) . Ragi merupakan simbol dosa, dan Allah ingin umat-Nya untuk mengingat bahwa hidup mereka yang telah diselamatkan menjadi milik Allah seluruhnya. Allah kita berkuasa atas segala berhala dan ilah palsu, dan Dia menyelamatkan hidup anak-anak-Nya. Karena itu, layanilah Allah yang memberi Anda napas kehidupan, dan teruslah bersandar pada lengan kasih-Nya.

    1. 30 Mar 2021
  • Berperang bersama Allah
    Berperang bersama Allah

    Tindakan kepahlawanan Desmond Doss, seorang tentara Angkatan Darat Amerika Serikat, diangkat ke layar perak pada tahun 2016 dengan judul Hacksaw Ridge. Doss menganut keyakinan yang melarangnya merenggut nyawa sesama manusia, dan sebagai petugas medis di kemiliteran ia berkomitmen untuk memelihara nyawa orang lain, meskipun dengan risiko kehilangan nyawanya sendiri. Dalam penganugerahan Medali Kehormatan untuk Doss pada tanggal 12 Oktober 1945, tanda penghargaannya mencantumkan kata-kata berikut: AuPrajurit Satu Doss menolak berlindung dan tetap berada di medan perang bersama banyak tentara yang cedera, membopong mereka satu per satu hingga ke pinggir lereng curam... Tanpa ragu dan dengan gagah berani ia menembus hujan peluru dan tembakan senjata musuh untuk menolong seorang prajurit artileri.Ay Dalam Mazmur 11, keyakinan Daud kepada Allah sebagai tempat perlindungan membuatnya menolak saran untuk melarikan diri dan sebaliknya memilih untuk menghadapi musuh-musuhnya ( ay.2-3) . Empat kata sederhana inilah yang menjadi pernyataan imannya: AuPada Tuhan aku berlindungAy ( ay.1) . Keyakinan yang berakar kuat itulah yang menuntun setiap langkahnya. Perkataan Daud di ayat 4-7 menyerukan kebesaran Allah. Memang, adakalanya hidup ini dapat terasa mirip medan pertempuran, dan serangan lawan yang bertubi-tubi bisa mendesak kita untuk berlari mencari perlindungan. Mungkin kita diserang dengan berbagai masalah, seperti gangguan kesehatan, problem keuangan, keretakan hubungan, atau pergumulan iman. Apa yang harus kita lakukan? Akuilah bahwa Allah adalah Raja atas alam semesta ( ay.4) ; Dia menghakimi dengan tepat dan akurat ( ay.5-6) ; dan Dia mengasihi keadilan, kejujuran, dan kebenaran ( ay.7) . Kita dapat berlari kepada Allah dan berlindung pada-Nya!

    1. 29 Mar 2021
  • Lihat Aku
    Lihat Aku!

    AuLihat aku menari seperti putri, Nek! Ay seru cucu perempuan saya yang berumur tiga tahun seraya berlari mengelilingi halaman pondok kami dengan senyum lebar tersungging di wajahnya. AuTarianAy cucu saya membuat kami semua yang menontonnya tersenyum. Meskipun ia mendengar kakak laki-lakinya menggerutu, AuAh, itu bukan menari, cuma lari-lari, Ay hal itu tidak memadamkan sukacitanya karena bisa berlibur bersama keluarga. Minggu Palem pertama adalah hari yang penuh sukacita sekaligus kepedihan. Ketika Yesus masuk ke Yerusalem dengan menunggang keledai, orang banyak berteriak antusias, AuHosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Ay ( Mat. 21:9) . Namun, banyak dari mereka sebenarnya mengharapkan seorang Mesias yang akan membebaskan mereka dari penjajahan Romawi, bukan Juruselamat yang akan mati beberapa hari kemudian demi menebus mereka dari dosa. Kemudian, pada hari Minggu itu juga, ketika imam-imam kepala dengan jengkel mempertanyakan wewenang Yesus, anak-anak di Bait Allah justru mengungkapkan sukacita mereka dengan berteriak, AuHosana bagi Anak Daud! Ay ( ay.15) , mungkin sambil berlompatan, melambaikan dahan-dahan palem, dan berlarian mengitari halaman. Tidak mungkin bagi anak-anak itu untuk tidak memuji Dia, demikian kata Yesus kepada para pemimpin yang marah itu, karena Audari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujianAy ( ay.16) . Sang Juruselamat sedang berada di tengah-tengah mereka! Tuhan Yesus juga mengundang kita untuk ikut melihat sosok Dia yang sesungguhnya. Ketika kita melihat-Nya, seperti seorang anak yang dipenuhi sukacita, tidak mungkin kita tidak bersukacita di hadapan-Nya.

    1. 28 Mar 2021
  • Menjamu Tamu Agung
    Menjamu Tamu Agung

    Setelah bertemu dengan Ratu Inggris di sebuah pesta dansa di Skotlandia, Sylvia dan suaminya menerima pesan bahwa keluarga kerajaan akan mengunjungi mereka untuk minum teh. Sylvia yang merasa gugup karena akan menjamu keluarga kerajaan itu mulai membersihkan rumah dan menyiapkan segala sesuatu. Sebelum para tamu agung itu tiba, ia memetik beberapa kuntum bunga dari taman untuk ditata di atas meja. Dengan jantung yang masih berdebar-debar, ia merasa Allah mengingatkannya bahwa Dialah Raja di atas segala raja, dan Dia menyertainya setiap hari. Sylvia pun langsung menjadi tenang dan berpikir, AuAh, yang datang ini hanya Ratu! Ay Sylvia benar. Seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus, Allah adalah AuRaja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuanAy ( 1Tim. 6:15) dan mereka yang mengikuti-Nya adalah Auanak-anak AllahAy ( Gal. 3:26) . Dengan menjadi milik Kristus, kita juga menjadi keturunan dan ahli waris Abraham ( ay.29) . Kita tidak lagi dikotak-kotakkan oleh perbedaanAiseperti perbedaan ras, strata sosial, atau jenis kelaminAikarena kita Ausemua adalah satu di dalam Kristus YesusAy ( ay.28) . Kita adalah anak-anak Raja. Meskipun Sang Ratu dijamu dengan luar biasa oleh Sylvia dan suaminya, saya tidak berharap bakal dikunjungi olehnya dalam waktu dekat. Namun, saya bahagia saat mengingat bahwa Raja di atas segala raja selalu menyertai saya setiap saat. Kita yang telah beriman kepada Yesus Kristus dengan sepenuh hati ( ay.26-27) dapat hidup dalam kesatuan, karena kita tahu kita semua adalah anak-anak Allah. Bagaimana kebenaran yang kita pegang tersebut membentuk cara kita memandang dan menjalani hidup hari ini?

    1. 27 Mar 2021
  • Orkestra Kumuh
    Orkestra Kumuh

    Cateura adalah perkampungan kumuh kecil di Paraguay, Amerika Selatan. Penduduknya yang miskin bertahan hidup dengan mendaur ulang barang-barang bekas dari tempat pembuangan sampah mereka. Namun, dari kondisi yang tidak menjanjikan ini lahir sesuatu yang indahAisuatu orkestra. Karena harga sebuah biola lebih mahal dari harga satu rumah di Cateura, orkestra itu berpikir kreatif dengan membuat alat-alat musik dari barang-barang bekas. Biola dibuat dari kaleng bekas minyak dengan garpu yang dibengkokkan sebagai gagangnya. Saksofon dibuat dari pipa bekas saluran pembuangan dengan tutup botol sebagai tutsnya. Selo dibuat dari drum bekas dengan papan gilasan sebagai pasak. Indah sekali mendengar simfoni Mozart dimainkan dengan sekumpulan instrumen unik ini. Tur yang membawa orkestra itu ke banyak negara juga telah membuka mata para anggotanya yang masih muda. Biola dari tempat pembuangan sampah. Musik dari perkampungan kumuh. Semua itu juga melambangkan karya Allah bagi manusia. Ketika Nabi Yesaya menerima penglihatan tentang dunia baru ciptaan Allah, muncullah gambaran yang mirip tentang keindahan yang lahir dari kondisi yang serba berkekurangan, yaitu padang belantara yang bersorak-sorak dan berbunga ( Yes. 35:1-2) , mata air yang memancar di padang gurun ( ay.6-7) , alat tempur yang tidak terpakai menjadi alat pertanian ( 2:4) , dan mereka yang berkekurangan akan dipulihkan sehingga mereka pun bersorak-sorai ( 35:5-6, 10) . AuDunia mengirimkan sampah kepada kami, Ay kata konduktor orkestra itu, Autetapi kami membalasnya dalam bentuk musik.Ay Apa yang mereka lakukan seolah memberikan gambaran sekilas kepada kita tentang masa depan, yaitu hari ketika Allah akan menghapus segala air mata dan melenyapkan segala kemiskinan.

    1. 26 Mar 2021
  • Mengenal Suara Nya
    Mengenal Suara-Nya

    Suatu kali dalam sekolah Alkitab untuk anak-anak di masa liburan, gereja tempat Ken beribadah memutuskan menghadirkan binatang-binatang hidup untuk digunakan sebagai ilustrasi cerita Kitab Suci. Ketika Ken hadir untuk membantu, ia diminta membawa masuk seekor domba ke dalam aula gereja. Agar hewan berbulu tebal itu mau masuk, Ken benar-benar harus menyeretnya dengan tali. Namun kemudian, di sepanjang minggu itu, si domba menjadi lebih penurut. Di hari terakhir, Ken bahkan tidak perlu lagi menariknya dengan tali; domba itu cukup dipanggil dan kemudian mengikuti Ken karena sudah percaya kepadanya. Dalam Perjanjian Baru, Yesus menyamakan diri-Nya dengan gembala, dan mengatakan bahwa umat-Nya, domba-domba-Nya, akan mengikuti Dia karena mereka mengenal suara-Nya ( Yoh. 10:4) . Namun, domba-domba itu akan lari dari orang asing atau pencuri ( ay.5) . Seperti domba, anak-anak Allah mengenal suara Sang Gembala Agung karena kita mempunyai hubungan dengan-Nya. Karena mengenal suara-Nya, kita juga mengenal karakter-Nya dan belajar mempercayai-Nya. Semakin kita mengenal dan mengasihi Allah, semakin kita peka dalam membedakan suara-Nya dan menolak mengikuti Aupencuri [yang] datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakanAy ( ay.10) Aiyaitu guru-guru palsu yang mencoba untuk mengelabui dan menjauhkan kita dari-Nya. Kita dapat mempercayai suara Sang Gembala Agung yang menuntun kita ke tempat yang aman.

    1. 25 Mar 2021
  • Sesuatu yang Jauh Lebih Besar
    Sesuatu yang Jauh Lebih Besar

    Lebih dari dua ratus relawan membantu memindahkan barang-barang inventaris milik October Books, sebuah toko buku di Southampton, Inggris, ke tempat baru di ujung jalan. Para relawan itu berbaris di pinggir jalan dan mengoper buku satu demi satu dalam rangkaian seperti Auban berjalan manusia.Ay Saat menyaksikan para relawan itu bekerja, seorang karyawan toko berkomentar, AuSungguh... mengharukan sekali melihat begitu banyak orang [membantu]... Mereka ingin menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.Ay Kita juga bisa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada diri kita. Allah memakai kita untuk mengabarkan kabar baik tentang kasih-Nya kepada dunia. Karena ada seseorang yang terlebih dahulu membagikan kabar baik itu kepada kita, sudah selayaknya kita meneruskan kabar itu kepada orang lain. Paulus membandingkan pekerjaan pembangunan Kerajaan Allah ini dengan berkebun. Ada dari kita yang menanam benih, ada juga yang menyiraminya. Kita, seperti kata Paulus, adalah Auorang-orang yang sama-sama bekerja untuk AllahAy ( 1Kor. 3:9 BIS) . Setiap pekerjaan sama pentingnya, tetapi semua itu hanya dapat dikerjakan dengan kuasa Roh Kudus. Melalui Roh-Nya, Allah memampukan kita bertumbuh secara rohani ketika kita tahu bahwa Allah mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya untuk mati menggantikan kita, agar kita dibebaskan dari dosa ( Yoh. 3:16) . Allah mengerjakan sebagian besar karya-Nya di dunia melalui para AurelawanAy seperti Anda dan saya. Walaupun kontribusi kita hanya bagian kecil dari suatu komunitas yang jauh lebih besar, kita dapat mendukung pertumbuhannya dengan cara bekerja sama membagikan kasih-Nya kepada dunia.

    1. 24 Mar 2021
  • Alasan untuk Beristirahat
    Alasan untuk Beristirahat

    Jika Anda ingin berumur panjang, pergilah berlibur! Empat puluh tahun setelah melakukan penelitian terhadap para pekerja pria paruh baya yang memiliki risiko penyakit jantung, para peneliti di Helsinki, Finlandia, menindaklanjuti setiap partisipan tersebut dan menemukan hasil yang sebenarnya tidak mereka duga dalam penelitian awal mereka. Temuan mereka menunjukkan bahwa tingkat kematian para pekerja yang mengambil waktu untuk berlibur lebih rendah daripada yang tidak mengambilnya. Bekerja merupakan bagian penting dalam kehidupanAisesuatu yang ditetapkan Allah bahkan sebelum hubungan kita dengan-Nya rusak oleh dosa di Kejadian 3. Salomo menulis tentang pekerjaan yang seakan sia-sia ketika dilakukan tidak untuk kemuliaan AllahAimenyadari AukesedihanAy dan Aukesusahan hatiAy yang dialami dalam kehidupan ( Pkh. 2:22-23) . Kata Salomo, sekalipun tidak sedang bekerja, hati mereka Autidak tenteramAy karena masih memikirkan apa yang harus dikerjakan ( ay.23) . Mungkin kita pun sering merasa seperti Aymenjaring anginAu ( ay.17) dan semakin frustrasi karena tidak mampu AumenuntaskanAy pekerjaan yang ada. Namun, ketika kita ingat bahwa Allah adalah bagian dari pekerjaan kitaAitujuan utama kitaAikita dapat bekerja keras dan juga mengambil waktu untuk beristirahat. Kita dapat percaya Allah akan mencukupi kebutuhan kita, karena Dialah sumber segala sesuatu. Salomo mengakui bahwa Ausiapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia? Ay ( ay.25) . Mungkin dengan mengingat kebenaran ini, kita dapat bekerja dengan tekun dan segenap hati bagi Allah ( Kol. 3:23) sembari juga memberikan waktu bagi diri kita sendiri untuk beristirahat.

    1. 23 Mar 2021

Other items

  1. IBADAH MINGGU 31 JANUARI 2021 UNTUK UMUM
  2. Polisi Nganjuk Blusukan ke Gereja Selama Paskah detikNews GKJW Feeds
  3. 74 Perhiasan Etnik Nusantara Indonesia Penjual Online Aksesoris Wanita di Shopee Tokopedia Feeds GKJW
    74. Perhiasan Etnik Nusantara Indonesia. Penjual Online Aksesoris Wanita di Shopee & Tokopedia

    Etalase di Marketplace: 1) . SHOPEE INDONESIA https://shopee.co.id/kalungbatik_3iswari 2) . TOKOPEDIA INDONESIA https://www.tokopedia.com/aksesorisetnik AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA Bagi anda pengagum aksesoris etnik dan para sosialita Indonesia. LAMITA by Ethnicware Indonesia. PENGRAJIN AKSESORIS ETNIK DARI KOTA MALANG JAWA TIMUR. Berbahan batik, tenun, kayu, logam dan kulit. Produk kreativitas kami berupa Kalung-Gelang-Anting, syal & Bros. INSTAGRAM : https://www.instagram.com/kalungbatik_omahlamita/? hl=id Lokasi Butik by Google Map: https://g.page/kalungbatik_omahlamita? share ---------------------------------------------------- Kontak WA Untuk pemesanan : Klik https://WA.me/ 6281775735152 ( Lamita) Hasil produksi kreativitas LAMITA dikerjakan secara AuHANDMADEAy oleh tangan-tangan kreatif pengrajin, yang penuh dengan cita rasa dan sentuhan seni. ------------------------------------------------ JAWA TENGAH, Cilacap, Banyumas, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Purwodadi, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Pekalongan, Kajen, Pemalang, Tegal, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Sidomukti, Pekalongan, Tegal JAWA BARAT, Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya, Soreang, Ngamprah, Cikarang, Cibinong, Ciamis, Cianjur, Sumber, Tarogong Kidul, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Parigi, Purwakarta, Subang, Pelabuhanratu, Sumedang, Singaparna JAWA TIMUR, Kota Batu, Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Krian, Lamongan, Lumajang, Malang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Surabaya, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung DKI JAKARTA, Jakarta timur, cakung, cakung barat, cakung timur, jatinegara, penggilingan, pulo gebang, rawa terate, ujung menteng, cipayung, bambu apus, ceger, cilangkap, cipayung, lubang buaya, munjul, pondok ranggon, setu, ciracas, cibubur, ciracas, kelapa dua wetan, rambutan, susukan, duren sawit, duren sawit, klender, malaka jaya, malaka sari, pondok bambu, pondok kelapa, pondok kopi, jatinegara, bali mester, bidara cina, cipinang besar selatan, cipinang besar utara, cipinang cempedak, cipinang muara, kampung melayu, rawa bunga, kramat jati, balekambang, batu ampar, cawang, cililitan, dukuh, kramat jati, tengah, makasar, cipinang melayu, halim perdana kusuma, kebon pala, makasar, pinang ranti, matraman, kayu manis, kebon manggis, pal meriam, pisangan baru, , tegal alur, jatipulo, kemanggisan, kota bambu selatan, kota bambu utara, palmerah, slipi, joglo, kembangan selatan, kembangan utara, meruya selatan, meruya utara, srengseng. Jakarta selatan, cilandak barat, selatan, gandaria selatan, lebak bulus, pondok labu, ciganjur, cipedak, jagakarsa, lenteng agung, srengseng sawah, tanjung barat, cipete utara, gandaria utara, gunung, kramat pela, melawai, petogogan, pulo, rawa barat, selong, senayan, cipulir, grogol selatan, grogol utara, kebayoran lama selatan, kebayoran lama utara, pondok pinang, bangka, kuningan barat, mampang prapatan, pela mampang, tegal parang, cikoko, duren tiga, kalibata, pancoran, pengadegan, rawajati, cilandak timur, jati padang, kebagusan, pasar minggu, pejaten barat, pejaten timur, ragunan, bintaro, pesanggrahan, petukangan selatan, petukangan utara, ulujami, guntur, karet kuningan, karet semanggi, karet, kuningan timur, menteng atas, pasar manggis, setiabudi, bukit duri, kebon baru, manggarai selatan, manggarai, menteng dalam, tebet barat, tebet timur, Jakarta utara, cilincing, kalibaru, marunda, rorotan, semper barat, semper timur, sukapura, kelapa gading barat, kelapa gading timur, pegangsaan dua, koja, lagoa, rawa badak selatan, rawa badak utara, tugu selatan, tugu utara, ancol, pademangan barat, pademangan timur, kamal muara, kapuk muara, pejagalan, penjaringan, pluit, kebon bawang, papanggo, sungai bambu, sunter agung, sunter jaya, tanjung priok, warakas. Jakarta pusat, cempaka putih barat, cempaka putih timur, rawasari, gambir, cideng, duri pulo, gambir, kebon kelapa, petojo selatan, petojo utara, galur, johar baru, kampung rawa, tanah tinggi, cempaka baru, gunung sahari selatan, harapan mulya, kebon kosong, kemayoran, serdang, sumur batu, utan panjang, cikini, gondangdia, kebon sirih, menteng, pegangsaan, gunung sahari utara, karang anyar, kartini, mangga dua selatan, pasar baru, bungur, kenari, kramat, kwitang, paseban, senen, bendungan hilir, gelora, kampung bali, karet tengsin, kebon kacang, kebon melati, petamburan

    1. 8 Mar 2021
    2. Kalung Etnik omahlamita
  4. Ibadah 30 Agustus 2020
    Ibadah 30 Agustus 2020

    GKJW Feeds - Ibadah Minggu pada tanggal 30 Agustus 2020. Persembahan dapat melalui : Bank BRI GKJW Jemaat Gadang 0051-01-001327-56-5 More Info : Website https://gkjwgadang.com Instagram @gk7wgadang Instagram KPPM Gadang @kppmgadang #GKJW #GKJWGadang #Ibadahminggu Selamat beribadah Tuhan Yesus Memberkati.

    1. 29 Aug 2020
    2. GKJW Gadang